Rekor Head to Head Indonesia vs Kamboja Jelang Piala AFF 2026
matamata.com - Tim Nasional (Timnas) Indonesia mengantongi rekor meyakinkan jelang laga kontra Kamboja pada lanjutan Grup A ASEAN Hyundai Cup (Piala AFF) 2026. Skuad Garuda tercatat tidak pernah kalah dari Kamboja dalam 18 pertemuan terakhir di berbagai ajang kompetisi.
Berdasarkan data 11v11 yang dikutip pada Senin (27/7), dominasi Indonesia atas Kamboja sangat mutlak. Timnas memetik 17 kemenangan dan hanya satu kali bermain imbang. Laga ke-19 antara kedua negara ini akan berlangsung pada Senin malam pukul 20.30 WIB di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Bagi Timnas Indonesia, ini merupakan pertandingan perdana mereka di Piala AFF 2026. Sebaliknya, Kamboja akan menjalani laga kedua setelah sebelumnya menelan kekalahan 1-2 dari Singapura.
Sejarah mencatat, pertemuan pertama kedua tim terjadi pada 6 Desember 1995 di ajang SEA Games. Saat itu, Indonesia langsung melumat Kamboja dengan skor telak 10-0. Kemenangan tersebut masih memegang rekor sebagai kemenangan terbesar Skuad Garuda atas tim berjuluk Angkor Warriors tersebut.
Satu-satunya momen Kamboja berhasil menahan imbang Indonesia terjadi pada 27 April 1997 di ajang Kualifikasi Piala Dunia 1998, yang berakhir dengan skor 1-1. Setelah laga itu, Indonesia selalu menyapu bersih kemenangan, termasuk hasil 2-1 pada pertemuan terakhir mereka di Piala AFF edisi 2022 lalu.
Secara statistik, Indonesia tampil sangat produktif dengan total 80 gol yang bersarang di gawang Kamboja, atau rata-rata mencetak 4,4 gol per pertandingan. Di sisi lain, Kamboja hanya mampu membobol gawang Indonesia sebanyak 10 kali sepanjang sejarah pertemuan.
Meski di atas kertas jauh lebih unggul, Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, enggan jemawa. Dalam sesi jumpa pers sebelum pertandingan, ia menegaskan bahwa skuadnya tidak akan memandang sebelah mata kekuatan lawan.
"Kamboja adalah tim yang terorganisasi dan sangat disiplin. Mereka akan menjadi lawan yang sulit," ujar Herdman. "Namun, fokus kami tetap pada Timnas Indonesia—identitas permainan kami, koneksi, chemistry, dan semangat tim." (Antara)