Cegah Perang Besar, Trump Desak Israel Angkat Kaki dari Lebanon dan Suriah

Presiden AS Donald Trump mendesak PM Benjamin Netanyahu menarik pasukan Israel dari Suriah dan Lebanon. Namun, Israel bersikeras pertahankan zona keamanan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 Juli 2026 | 10:30 WIB
Cegah Perang Besar, Trump Desak Israel Angkat Kaki dari Lebanon dan Suriah

Cegah Perang Besar, Trump Desak Israel Angkat Kaki dari Lebanon dan Suriah

matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mulai menarik pasukannya dari Suriah dan Lebanon.

Permintaan tersebut disampaikan Trump dalam pembicaraan telepon dengan Netanyahu pekan lalu, sebagaimana dilaporkan oleh Axios pada Selasa (14/7), yang mengutip sumber pejabat AS dan Israel.

Trump menilai kehadiran Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di wilayah Suriah memicu ketegangan tinggi dan berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Merespons desakan tersebut, kantor PM Netanyahu menyatakan bahwa Israel tetap memerlukan zona keamanan di sepanjang perbatasannya.

"Perdana Menteri, di pihaknya, menyampaikan perlunya zona keamanan di sepanjang perbatasan Israel," tulis pernyataan resmi kantor Netanyahu seperti dikutip dari Axios.

Hubungan telepon antara Trump dan Netanyahu ini dilaporkan terjadi hanya sehari setelah sang Presiden AS bertemu dengan Presiden Transisi Suriah, Ahmed al-Sharaa.

Saat ini, pemerintahan Trump tengah berupaya menengahi perjanjian keamanan baru antara Israel dan Suriah. Upaya diplomatik ini berjalan di tengah ketegangan di Suriah selatan, di mana warga lokal kerap berunjuk rasa menentang kehadiran IDF hingga berujung pada bentrokan fisik.

Di sisi lain, sekutu dekat AS tersebut tampaknya belum mau melunak. Sebelumnya, Menteri Pertahanan Israel Israel Katz bersama Netanyahu menegaskan bahwa keberadaan IDF di zona penyangga Lebanon, Suriah, dan Jalur Gaza merupakan pilar dari konsep keamanan baru mereka.

Langkah ini diklaim krusial demi mencegah infiltrasi kelompok militan ke wilayah Israel, berkaca pada tragedi serangan lintas batas oleh Hamas pada 7 Oktober 2023 lalu. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka mendukung program UTDI untuk melatih santri di bidang AI, Big Data, dan keamanan siber gun...

news | 10:14 WIB

Kemenhub imbau calon penumpang aktif cek status penerbangan akibat meluasnya kabut asap karhutla yang mengganggu ribuan ...

news | 10:00 WIB

BNPB siapkan mitigasi kekeringan dan operasi modifikasi cuaca hadapi fenomena El Nino sangat kuat yang diproyeksikan BMK...

news | 09:30 WIB

Komisi III DPR menolak usulan DEN yang ingin menghapus unsur kerugian negara dalam definisi korupsi. DPR menilai hal itu...

news | 09:13 WIB

Kadin Indonesia dan ASAKI mendukung rencana pemerintah menghentikan ekspor gas bumi demi memprioritaskan kebutuhan indus...

news | 14:17 WIB