Mentan Amran Sulaiman Bantu Rp1 Miliar Perbaikan Masjid Rusak Bencana di Aceh

Mentan Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan Rp1 miliar untuk perbaikan masjid rusak akibat bencana di Bener Meriah, Aceh, di sela kunjungan kerjanya.

Elara | MataMata.com
Rabu, 15 Juli 2026 | 06:00 WIB
Mentan Amran Sulaiman Bantu Rp1 Miliar Perbaikan Masjid Rusak Bencana di Aceh

Mentan Amran Sulaiman Bantu Rp1 Miliar Perbaikan Masjid Rusak Bencana di Aceh

matamata.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan sebesar Rp1 miliar untuk perbaikan masjid di Kabupaten Bener Meriah, Aceh. Rumah ibadah tersebut mengalami kerusakan akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah itu pada akhir 2025 lalu.

Bantuan diserahkan langsung kepada Bupati Bener Meriah Tagore Abubakar, setelah Mentan meninjau kawasan pembibitan kopi di Desa Rimba Raya, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Selasa (14/7/2026). Penyerahan bantuan ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah.

"Tolong disampaikan titipan saya Rp1 miliar ini untuk perbaikan masjid," ujar Amran saat menyerahkan bantuan tunai tersebut sebelum melanjutkan kunjungan kerja ke Medan, Sumatera Utara.

Sebelum penyerahan bantuan, Mentan sempat berdialog dengan pemerintah daerah dan penyuluh pertanian lapangan (PPL) di Desa Rimba Raya. Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan bahwa dirinya sudah lama ingin mengunjungi Bener Meriah, namun baru terealisasi saat ini karena terkendala kondisi.

Amran mengenang momen saat bencana melanda Aceh akhir tahun lalu. Meski kondisi kesehatannya saat itu sedang menurun dan harus dirawat, ia tetap memimpin rapat darurat untuk menyalurkan bantuan ke daerah terdampak.

Kementerian Pertanian bersama seluruh jajaran saat itu berhasil menghimpun bantuan logistik senilai total Rp75 miliar untuk tiga provinsi terdampak bencana, yakni Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, porsi bantuan terbesar disalurkan ke Provinsi Aceh.

"Saat itu infus kami cabut untuk langsung memimpin rapat selama 40 menit. Kami dari Kementerian Pertanian dan seluruh keluarga besar menghimpun sumbangan Rp75 miliar untuk tiga provinsi, dan yang terbesar dialokasikan ke Aceh," ungkap Amran.

Ia menambahkan, kepeduliannya terhadap Aceh didasari oleh ikatan emosional yang kuat, mengingat ia memiliki hubungan keluarga dan sejarah masa lalu yang erat dengan wilayah Bener Meriah. Amran menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam saat masyarakat menghadapi musibah.

Hingga saat ini, Kementerian Pertanian terus mendorong percepatan pemulihan pascabencana di Aceh melalui berbagai program, mulai dari dukungan logistik, bantuan sektor pertanian, hingga pengembangan lahan.

"Ikatan emosional saya dengan Aceh sangat dekat. Begitu mendengar ada bencana, kami harus langsung bergerak. Duka Aceh adalah duka kami, dan masalah Aceh adalah masalah kami. Pemerintah akan terus hadir mendampingi masyarakat," pungkasnya. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Pimpinan MPR RI dan Mahkamah Agung (MA) menggelar silaturahmi kebangsaan untuk menegaskan komitmen menjaga supremasi huk...

news | 14:12 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak dalam jangka menengah. Kemenkeu pilih pe...

news | 12:12 WIB

Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Ketua Komisi III Habiburokhman tegaskan pembahasan RUU Perampasan Aset tetap berjalan d...

news | 11:55 WIB

DPP Partai Golkar meminta semua pihak menyetop politisasi kasus dugaan korupsi batu bara PLTU dan membantah tudingan PDI...

news | 11:35 WIB

Tiga pekerja tewas di proyek PT Moya Indonesia akibat dugaan kelalaian K3. Said Iqbal desak penegakan hukum dan evaluasi...

news | 08:32 WIB