Menkeu Purbaya Pastikan Tarif Cukai Rokok Tidak Naik pada 2027

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tarif cukai rokok (CHT) tidak naik pada tahun 2027. Kemenkeu pilih fokus pada digitalisasi pengawasan pabrik rokok.

Elara | MataMata.com
Rabu, 20 Mei 2026 | 06:15 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat usai konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menjawab pertanyaan wartawan dalam wawancara cegat usai konferensi pers APBN KiTa Edisi Mei 2026 di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026). (ANTARA/Imamatul Silfia)

Matamata.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak berencana mengubah tarif cukai hasil tembakau (CHT) atau cukai rokok untuk tahun 2027. Dengan kebijakan ini, tarif cukai rokok dipastikan tidak mengalami kenaikan maupun penurunan pada tahun depan.

Purbaya menjelaskan bahwa fokus pemerintah saat ini adalah menjaga stabilitas industri hasil tembakau nasional sembari memperkuat pengawasan penerimaan negara.

"(Tarif cukai rokok) Saya buat konstan saja, tidak naik dan tidak turun. Saya ingin lihat stabilitas dulu," kata Purbaya saat ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (19/5/2026).

Alih-alih mengubah tarif, Kementerian Keuangan memilih berfokus pada digitalisasi pengawasan industri sigaret. Langkah ini dilakukan dengan memasang mesin penghitung produksi di sejumlah pabrik rokok guna mengetahui potensi riil penerimaan negara sekaligus menekan peredaran rokok ilegal.

Purbaya menambahkan, hasil dari strategi digitalisasi ini nantinya akan menjadi basis pertimbangan dalam menentukan arah kebijakan fiskal sektor tembakau ke depan.

"Mungkin nanti semuanya pelan-pelan digitalisasi. Dari situ, saya ingin lihat sebetulnya berapa pendapatan bersih dari rokok. Artinya, kalau yang gelap-gelap (ilegal) bisa kami hilangkan, baru saya akan hitung apakah CHT perlu naik atau turun," ujarnya.

Di sisi lain, kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai secara umum menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, realisasi penerimaan kepabeanan dan cukai telah mencapai Rp100,6 triliun, atau setara dengan 29,9 persen dari target Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026. Angka ini tumbuh 0,6 persen secara tahunan (year-on-year).

Secara rinci, setoran dari sektor cukai berhasil terhimpun sebesar Rp74,8 triliun. Angka tersebut tumbuh 2,2 persen yang didorong oleh peningkatan produksi rokok pada triwulan I-2026.

Selanjutnya, penerimaan bea masuk juga tumbuh positif sebesar 6,4 persen menjadi Rp16,4 triliun, yang ditopang oleh aktivitas impor komoditas LPG dan kebutuhan proyek strategis.

Sementara itu, penerimaan bea keluar masih mengalami kontraksi sebesar 17,5 persen dengan nilai Rp9,3 triliun. Kendati demikian, performa bea keluar dilaporkan mulai membaik seiring dengan penguatan harga minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) sepanjang Maret dan April lalu. (Antara)

Baca Juga: Mentan Amran Sulaiman Bongkar Mafia Proyek dan Permainan Benih Kementan Rp3,3 Miliar

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Amran Sulaiman membongkar 3 kasus penyelewengan di Kementan, mulai dari mafia proyek, ASN buron (DPO), hingga per...

news | 18:05 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan peradilan militer tidak pandang bulu dan bisa menghukum lebih berat 4 oknum TNI pe...

news | 16:22 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka menerima DPP PMN di Istana Wapres. Pertemuan membahas penguatan nilai toleransi, visi Asta...

news | 16:16 WIB

Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan Indonesia tidak membuat komitmen izin lintas udara dengan AS. Dokumen yang diteken...

news | 15:04 WIB

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad meminta BEI dan OJK memperkuat regulasi agar investor lokal dan global merasa nyama...

news | 13:02 WIB

Kemenkeu melalui DJPb mencatat realisasi dana desa di Bengkulu mencapai Rp149,56 miliar per Mei 2026. Mukomuko jadi yang...

news | 11:04 WIB

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri menerima kunjungan Dubes Kuwait untuk membahas dampak konflik Timur Tengah. Kuwa...

news | 10:46 WIB

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendesak Kemenlu gerak cepat menyelamatkan 9 WNI yang ditangkap militer Israel saa...

news | 09:51 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid mengecam keras tindakan Israel yang menahan misi kemanusiaan GSF 2.0 ke Gaza. Tiga jurnalis Indo...

news | 08:45 WIB

Presiden Prabowo Subianto resmi serahkan alutsista baru untuk TNI AU, mulai dari jet tempur Rafale, Airbus A400M, hingga...

news | 07:15 WIB