Lampaui Target! Belanja Masyarakat Awal 2026 Tembus Rp184 Triliun, Sektor Hiburan Laris Manis

Mendag Budi Santoso melaporkan transaksi Program Belanja Nasional Triwulan I 2026 tembus Rp184,02 triliun, melampaui target Rp172,38 triliun. Kunjungan mal naik 12%.

Elara | MataMata.com
Senin, 13 April 2026 | 08:15 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag/am.

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso. ANTARA/HO-Kemendag/am.

Matamata.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengungkapkan Program Belanja Nasional Triwulan I Tahun 2026 mencatatkan performa impresif. Total transaksi mencapai Rp184,02 triliun, melampaui target awal sebesar Rp172,38 triliun.

Budi menyatakan, keberhasilan ini merupakan bukti sinergi kuat antara pemerintah dan pelaku usaha dalam menciptakan stimulus konsumsi masyarakat yang efektif.

"Capaian pada Triwulan I ini menjadi fondasi penting untuk menjaga keberlanjutan konsumsi domestik sepanjang tahun 2026," ujar Budi dalam keterangan resminya di Jakarta, Minggu (12/4/2026).

Dua Program Unggulan Kesuksesan ini ditopang oleh dua pilar utama, yakni program Friday Mubarak dan Belanja di Indonesia Aja (BINA) Lebaran.

Program Friday Mubarak yang diinisiasi Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) membukukan transaksi Rp129,12 triliun, atau 8,5 persen di atas target. Kegiatan yang berlangsung 11 Februari hingga 31 Maret 2026 ini melibatkan 200 merek ritel, 11 juta pedagang pasar, 414 pusat perbelanjaan, dan 13.450 pasar rakyat di seluruh Indonesia.

Sementara itu, program BINA Lebaran oleh Himpunan Peritel & Penyewa Pusat Perbelanjaan Indonesia (Hippindo) menyumbang Rp54,9 triliun, melampaui target sebesar 2,8 persen. Program ini diikuti 800 merek dan 80.000 gerai ritel di 24 provinsi pada periode 6-30 Maret 2026.

Sejalan dengan nilai transaksi, antusiasme masyarakat mengunjungi pusat perbelanjaan juga melonjak. Data Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) menunjukkan kunjungan selama Ramadan dan Idulfitri 1447 H meningkat 12 persen dibandingkan tahun lalu.

Konsumsi masyarakat terpantau didominasi oleh kategori makanan dan minuman (F&B) serta sektor hiburan.

"Pemerintah optimistis tren ini terus berlanjut. Kami memproyeksikan pertumbuhan kunjungan pada Triwulan I-2026 tetap tumbuh di atas 10 persen secara tahunan (year-on-year)," tambah Budi.

Pemerintah berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan ritel modern, pusat perbelanjaan, serta pelaku UMKM guna menjaga ekosistem perdagangan dalam negeri tetap stabil dan berkelanjutan. (Antara)

Baca Juga: Pezeshkian: Iran Siap Capai Kesepakatan Adil dengan AS, Asal Tak Ada Standar Ganda

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Apkasindo mendukung kebijakan ekspor satu pintu PT DSI, namun mendesak pemerintah segera memulihkan harga TBS sawit peta...

news | 17:50 WIB

Pemkab Bogor menyembelih sapi kurban seberat 1,2 ton bantuan dari Presiden Prabowo Subianto di Masjid Raya Nurul Wathon ...

news | 17:46 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto meminta jajaran penyidik hingga penuntut berhati-hati menerapkan KUHP dan KUHAP baru yang berl...

news | 17:43 WIB

Film 'Semua Akan Baik-Baik Saja' garapan sutradara Baim Wong sukses menembus 1 juta penonton dalam 14 hari. Simak sinops...

news | 14:33 WIB

Wamenlu RI Arrmanatha Nasir memperingatkan ancaman baru krisis air global akibat konsumsi miliaran liter air oleh infras...

news | 14:31 WIB

Petani tembakau (APTI) dan cengkeh (APCI) mendesak Kemenkes mengkaji ulang aturan penyeragaman kemasan rokok dalam RPMK ...

news | 10:30 WIB

Presiden AS Donald Trump tegas menolak Rusia atau China menyimpan pasokan uranium Iran. Ketegangan nuklir memanas pasca-...

news | 09:15 WIB

Ketua Fraksi Golkar DPR RI Muhammad Sarmuji memuji peningkatan signifikan pelayanan haji 2026. Fasilitas Armuzna lancar ...

news | 08:30 WIB

Wamendes PDT Ahmad Riza Patria buka suara terkait kritik tajam pemangkasan Dana Desa 2026 sebesar Rp34 triliun demi mend...

news | 07:00 WIB

Indonesia lewat Wamen Mendes PDT Ahmad Riza Patria tegaskan komitmen belajar manajemen pengentasan kemiskinan dari China...

news | 06:15 WIB