Pezeshkian: Iran Siap Capai Kesepakatan Adil dengan AS, Asal Tak Ada Standar Ganda

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan siap mencapai kesepakatan adil dengan AS demi perdamaian Timur Tengah, namun menolak standar ganda Washington.

Elara | MataMata.com
Senin, 13 April 2026 | 07:00 WIB
Pezeshkian: Iran Siap Capai Kesepakatan Adil dengan AS, Asal Tak Ada Standar Ganda

Pezeshkian: Iran Siap Capai Kesepakatan Adil dengan AS, Asal Tak Ada Standar Ganda

matamata.com - Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan kesiapan negaranya untuk mencapai kesepakatan yang seimbang dan adil dengan Amerika Serikat (AS). Meski demikian, ia menegaskan bahwa kepentingan nasional Iran tetap menjadi garis merah yang tidak dapat ditawar dalam setiap proses perundingan.

Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam pembicaraan telepon dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Minggu (12/4/2026). Dalam percakapan itu, kedua pemimpin membahas eskalasi di Timur Tengah dan peluang diplomasi global.

“Iran sepenuhnya siap untuk mencapai kesepakatan yang adil dengan AS demi perdamaian dan keamanan jangka panjang di kawasan Timur Tengah,” ujar Pezeshkian, sebagaimana dikutip dari pernyataan resmi kepresidenan Iran di media sosial, Senin (13/4/2026).

Pezeshkian menekankan bahwa hak-hak rakyat Iran serta kepentingan strategis negara merupakan batas yang tidak boleh dilanggar oleh pihak mana pun dalam negosiasi dengan Washington. Ia memberikan sinyal bahwa Iran terbuka pada dialog, namun tidak akan tunduk pada tekanan sepihak.

Lebih lanjut, Pezeshkian memaparkan perkembangan terbaru dalam dialog dengan pihak AS. Namun, ia menggarisbawahi satu kendala besar yang hingga kini masih menghalangi titik temu kedua negara.

“Hambatan terbesar menuju kesepakatan adalah ‘standar ganda’ yang terus diterapkan oleh Washington,” tegas Pezeshkian dalam pembicaraan tersebut. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Pimpinan MPR RI dan Mahkamah Agung (MA) menggelar silaturahmi kebangsaan untuk menegaskan komitmen menjaga supremasi huk...

news | 14:12 WIB

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan tidak ada kenaikan tarif pajak dalam jangka menengah. Kemenkeu pilih pe...

news | 12:12 WIB

Pimpinan DPR RI Sari Yuliati dan Ketua Komisi III Habiburokhman tegaskan pembahasan RUU Perampasan Aset tetap berjalan d...

news | 11:55 WIB

DPP Partai Golkar meminta semua pihak menyetop politisasi kasus dugaan korupsi batu bara PLTU dan membantah tudingan PDI...

news | 11:35 WIB

Tiga pekerja tewas di proyek PT Moya Indonesia akibat dugaan kelalaian K3. Said Iqbal desak penegakan hukum dan evaluasi...

news | 08:32 WIB