Pemerintah Pastikan Percepatan Pemulangan Tiga Prajurit Penjaga Perdamaian RI dari Lebanon

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat serangan Israel di Lebanon. Proses repatriasi ditargetkan selesai pekan ini.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 03 April 2026 | 11:15 WIB
Upacara pelepasan dan penghormatan jenazah ketiga personel penjaga perdamaian Indonesia tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, pada 2 April 2026. /ANTARA/HO-Kemlu RI.

Upacara pelepasan dan penghormatan jenazah ketiga personel penjaga perdamaian Indonesia tersebut di Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut, Lebanon, pada 2 April 2026. /ANTARA/HO-Kemlu RI.

Matamata.com - Pemerintah Indonesia memastikan proses pemulangan (repatriasi) tiga personel penjaga perdamaian RI yang gugur dalam tugas di Lebanon akan berjalan secepat mungkin. Ketiga prajurit tersebut gugur menyusul eskalasi serangan Israel di wilayah Lebanon Selatan pada akhir Maret lalu.

Berdasarkan keterangan resmi Perwakilan Tetap RI (PTRI) New York melalui laman Kementerian Luar Negeri, Jumat (3/4/2026), upacara penghormatan terakhir telah dilaksanakan di Bandara Internasional Rafic Hariri, Beirut, pada 2 April 2026.

Upacara pelepasan jenazah dipimpin langsung oleh Force Commander UNIFIL sebagai bentuk apresiasi tertinggi atas dedikasi mereka menjaga perdamaian dunia.

"Pemerintah Indonesia terus berkoordinasi erat dengan PBB untuk memastikan proses repatriasi berlangsung cepat, aman, dan lancar. Pemulangan jenazah ditargetkan selesai dalam pekan pertama April 2026," tulis keterangan resmi tersebut.

Proses repatriasi kali ini menghadapi tantangan besar akibat situasi keamanan yang tidak menentu. Dalam kondisi normal, penerbangan Beirut-Jakarta membutuhkan waktu minimal 17 jam.

Namun, intensitas kontak senjata yang meningkat akibat serangan Israel di Lebanon Selatan membatasi pergerakan logistik dan mengancam keselamatan jalur udara.

Meski demikian, Pemerintah RI menegaskan komitmennya untuk memberikan penghormatan terakhir yang layak bagi para prajurit. Repatriasi ini merupakan bentuk tanggung jawab negara terhadap para pahlawan dan keluarga yang ditinggalkan.

Identitas Prajurit yang Gugur Adapun tiga prajurit TNI yang gugur dalam menjalankan misi PBB tersebut adalah:

Kapten Infanteri Zulmi Aditya Iskandar
Sertu Muhammad Nur
Praka Farizal Rhomadhon

Ketiganya dinyatakan gugur akibat serangan Israel yang terjadi pada 29 dan 30 Maret 2026. Pengabdian mereka merupakan wujud nyata komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia sesuai amanat Pembukaan UUD 1945.

Baca Juga: Indosiar Buka Audisi 'Band Academy', Siap Lahirkan Talenta Muda di Industri Musik

Pemerintah RI menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi ini. Kepergian mereka tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga duka mendalam bagi seluruh rakyat Indonesia di tengah apresiasi internasional atas dedikasi pasukan penjaga perdamaian Indonesia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB