Wakapolri Imbau Pemudik Hubungi Hotline 110 Jika Alami Gangguan di Jalan

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo meminta pemudik hubungi Hotline 110 jika ada gangguan keamanan. Polri juga gunakan SMS Blast untuk info rekayasa lalu lintas.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:52 WIB
Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah) memberikan keterangan pers di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo (tengah) memberikan keterangan pers di Command Center KM 29, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Matamata.com - Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengimbau para pemudik untuk segera menghubungi layanan hotline Polri di nomor 110 jika mengalami gangguan keamanan selama di perjalanan. Layanan ini disiagakan untuk mempercepat respons petugas di lapangan.

"Masyarakat apabila mengalami gangguan di jalan, bisa menghubungi hotline Polri 110. Ini untuk mempermudah Polri memberikan pelayanan di lapangan," ujar Dedi saat meninjau Command Center KM 29, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (14/3/2026).

Selain layanan telepon, Polri juga mengoptimalkan teknologi SMS Blast. Melalui fitur ini, pemudik akan menerima informasi terkini mengenai kondisi arus lalu lintas secara langsung ke ponsel mereka.

Dedi menjelaskan bahwa informasi tersebut sangat penting agar masyarakat bisa mengantisipasi titik kemacetan. "Ketika ada jalur yang padat, informasi akan dikirimkan lebih awal. Gunanya agar masyarakat bisa menentukan pilihan jalur mana yang akan diambil," lanjutnya.

Lebih lanjut, Polri juga akan menginformasikan rencana diskresi rekayasa lalu lintas melalui SMS Blast tersebut. Hal ini dilakukan agar pemudik tidak terjebak saat perubahan arus diberlakukan secara mendadak.

"Misalnya dua jam sebelum rekayasa dilakukan, baik contraflow maupun one way, akan diinfokan ke masyarakat. Contohnya, dua jam lagi akan ada contraflow dari KM 29 sampai KM 70 atau hingga Gerbang Tol Kalikangkung," jelas Wakapolri.

Sebelumnya, Wakapolri bersama jajaran Mabes Polri telah melakukan pantauan udara pada pukul 10.00 WIB untuk memantau pergerakan kendaraan. Berdasarkan pantauan tersebut, arus lalu lintas yang keluar dari Jakarta terpantau lancar.

Dedi menambahkan, meski terdapat peningkatan volume kendaraan, situasi secara umum masih terkendali. Kondisi Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) di sepanjang jalur mudik juga dilaporkan tetap kondusif. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB