Prabowo Bertemu Raja Abdullah II di Yordania, Soroti Kekerasan Israel di Tepi Barat

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2) siang waktu setempat.

Elara | MataMata.com
Kamis, 26 Februari 2026 | 08:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein di Istana Basman, Kota Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026) siang waktu setempat. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Raja Yordania Hasyimiah, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein di Istana Basman, Kota Amman, Yordania, Rabu (25/2/2026) siang waktu setempat. ANTARA/Genta Tenri Mawangi

Matamata.com - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hussein, di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2) siang waktu setempat.

Dalam pertemuan hangat tersebut, Presiden Prabowo menyampaikan ucapan selamat menyambut bulan suci Ramadhan bagi rakyat Yordania.

"Atas nama Indonesia dan pribadi, saya ingin menyampaikan Ramadhan Mubarak kepada rakyat Yordania. Terima kasih atas sambutan hangatnya, ini adalah kehormatan besar bagi saya," ujar Presiden Prabowo dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Kamis (26/2).

Presiden Prabowo menyebut Yordania sebagai "rumah kedua". Kedekatan kedua pemimpin ini memang telah terjalin selama dekade, sejak keduanya menempuh pendidikan militer di sekolah ranger prestisius Angkatan Darat Amerika Serikat, Fort Benning.

Pertemuan di Amman ini merupakan pertemuan ketiga dalam setahun terakhir, setelah kunjungan Prabowo pada April 2025 dan kunjungan balasan Raja Abdullah II ke Istana Merdeka pada November 2025.

Soroti Situasi Tepi Barat Di balik suasana akrab tersebut, isu Palestina menjadi agenda utama pembicaraan. Presiden Prabowo menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya aksi kekerasan oleh pihak Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Menurut Presiden, eskalasi di Tepi Barat berisiko besar menghambat upaya perdamaian di Gaza yang tengah diupayakan oleh Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP). Indonesia dan Yordania sepakat bahwa stabilitas di kawasan hanya bisa dicapai melalui penghentian kekerasan dan solusi politik yang adil.

Dalam pertemuan bilateral ini, Presiden Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sementara itu, Raja Abdullah II didampingi oleh Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi, Menteri Luar Negeri Yordania Ayman Safadi, serta jajaran petinggi militer Yordania. (Antara)

Baca Juga: Uji Hafal Lagu bareng Bapak, Paint My Love Siap Bergema di Prambanan Jazz Festival 2026

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB