Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga

Kemenag segera bentuk Ditjen Pesantren untuk kelola 42 ribu lembaga secara mandiri. Simak progres Perpres dan manfaatnya bagi penguatan ekonomi pesantren.

Elara | MataMata.com
Rabu, 25 Februari 2026 | 16:00 WIB
Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga

Kemenag Siapkan Pembentukan Ditjen Pesantren, Fokus Urus 42 Ribu Lembaga

matamata.com - Kementerian Agama (Kemenag) tengah mematangkan persiapan pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren. Struktur setingkat Eselon I ini nantinya akan memayungi dan mengelola lebih dari 42 ribu pesantren yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia.

Dirjen Pendidikan Islam Kemenag, Amien Suyitno, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan momentum penting untuk meningkatkan efisiensi birokrasi.

Selama ini, urusan pesantren masih berada di bawah Ditjen Pendidikan Islam (Pendis), yang juga harus mengurusi madrasah (RA hingga MA) serta perguruan tinggi keagamaan.

"Cakupan kerjanya sangat besar. Pemisahan struktur ini akan membuat pengelolaan pesantren lebih fokus, cepat, dan terukur," ujar Suyitno dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (25/2).

Saat ini, pembentukan Ditjen baru tersebut tinggal menunggu terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) tentang Kementerian Agama yang tengah dalam proses harmonisasi lintas kementerian, termasuk Kementerian Hukum dan HAM serta Sekretariat Negara.

Suyitno optimistis regulasi tersebut segera rampung karena pembentukan Ditjen Pesantren sudah lama menjadi aspirasi komunitas pesantren.

Menurutnya, keberadaan Ditjen tersendiri bukan sekadar penambahan birokrasi, melainkan langkah strategis untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) nasional.

"Pesantren tidak hanya lembaga pendidikan agama, tetapi juga pusat dakwah dan pemberdayaan masyarakat. Jika dikelola lebih fokus, dampaknya akan terasa pada penguatan ekonomi pesantren dan pembangunan sosial di daerah," tambahnya.

Dengan jumlah lembaga yang mencapai puluhan ribu, kehadiran Ditjen Pesantren diharapkan dapat mempercepat distribusi program kerja serta memastikan afirmasi anggaran menjadi lebih tepat sasaran hingga ke wilayah terpencil. (Antara)

Baca Juga: DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

DPR mendesak Kemenkes dan BNPB mengoptimalkan penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kemenkes m...

news | 15:50 WIB

Bapanas mempercepat penyaluran bantuan pangan beras alokasi Juli-September 2026 sebesar 30 kg per penerima untuk menstab...

news | 15:12 WIB

Pemerintah menambah 150 ribu ton SPHP jagung dari stok Bulog untuk menjaga stabilitas harga pakan bagi peternak unggas U...

news | 13:51 WIB

Ketua DPR Puan Maharani mendesak aparat menyelidiki lahan bekas karhutla yang dialihfungsikan jadi kebun sawit. Polri te...

news | 13:15 WIB

Perum Bulog siap salurkan bantuan pangan beras periode Oktober-Desember 2026 sesuai arahan Presiden Prabowo. Stok cadang...

news | 12:45 WIB