DPR RI Minta Kemenlu Petakan Persebaran WNI di Meksiko Pasca-kerusuhan

Anggota DPR Amelia Anggraini minta Kemenlu petakan WNI di Meksiko dan siapkan jalur evakuasi usai kerusuhan pecah akibat tewasnya gembong narkoba El Mencho.

Elara | MataMata.com
Rabu, 25 Februari 2026 | 14:36 WIB
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA/HO-DPR RI/am.

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini di Kompleks Parlemen, Jakarta. ANTARA/HO-DPR RI/am.

Matamata.com - Anggota Komisi I DPR RI, Amelia Anggraini, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI untuk segera melakukan pemetaan menyeluruh terhadap keberadaan warga negara Indonesia (WNI) di Meksiko.

Langkah ini dinilai mendesak guna memastikan perlindungan maksimal di tengah kerusuhan yang melanda negara tersebut.

Amelia menegaskan bahwa eskalasi keamanan di Meksiko bukan sekadar persoalan domestik, melainkan dinamika kawasan yang berpotensi berdampak lintas negara, termasuk terhadap keselamatan WNI.

"Situasi ini sudah pasti berdampak langsung terhadap keselamatan WNI di wilayah Meksiko. Sistem komunikasi krisis harus aktif 24 jam dengan koordinasi erat bersama otoritas keamanan setempat," ujar Amelia di Jakarta, Rabu (25/2).

Selain pemetaan, Amelia meminta pemerintah menyediakan jalur evakuasi darurat dan memperkuat koordinasi antar-perwakilan diplomatik. Kerja sama ini tidak hanya melibatkan KBRI Mexico City, tetapi juga KBRI Washington DC dan perwakilan RI di Amerika Tengah lainnya.

"Pendekatan regional penting untuk memastikan skenario kontinjensi jika diperlukan relokasi atau bantuan lintas yurisdiksi," tambahnya.

Gejolak di Meksiko pecah menyusul tewasnya gembong narkoba kelas kakap, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho", dalam sebuah operasi militer.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengakui adanya blokade dan reaksi kekerasan pasca-operasi tersebut, meski ia meminta warga tetap tenang dan mengklaim aktivitas di sebagian besar wilayah masih berjalan normal.

Kemenlu RI diharapkan segera memberikan update mengenai kondisi terkini para diaspora, mahasiswa, maupun pekerja migran Indonesia yang berada di titik-titik rawan konflik di Meksiko. (Antara)

Baca Juga: Baznas RI Tetapkan Nisab Zakat Penghasilan 2026 Sebesar Rp7,6 Juta Per Bulan

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menbud Fadli Zon menegaskan momentum Iduladha 1447 H harus memperkuat solidaritas sosial. Kementerian Kebudayaan salurka...

news | 14:02 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Polri mengusut tuntas sindikat penipuan jual-beli titik SPPG Makan Bergizi Gratis yang...

news | 13:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto menyumbang sapi kurban jumbo seberat 1,2 ton untuk warga terdampak banjir di Dayeuhkolot, Kabu...

news | 13:55 WIB

Menteri Agama Nasaruddin Umar memastikan sistem penyembelihan hewan kurban Idul Adha 2026 di Masjid Istiqlal ramah lingk...

news | 11:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto membeli sapi kurban jenis Limousin seberat 950 kg dari peternak lokal PPU untuk disalurkan pad...

news | 10:09 WIB

Indonesia surplus gas 2.500 MMCSFD. Kementerian ESDM dorong penggunaan LNG ritel dengan tabung VGL untuk substitusi BBM ...

news | 10:03 WIB

Presiden AS Donald Trump menyatakan stok uranium Iran harus diserahkan ke AS atau dimusnahkan, seiring rumor kesepakatan...

news | 09:30 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian resmi memerintahkan pemulihan total akses internet pasca-pembatasan ketat akibat gelomba...

news | 08:45 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan pemerintah menutup rapat keran impor beras dan fokus meningkatkan produksi pangan dalam ne...

news | 07:15 WIB

Wamentan Sudaryono menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sukses mendongkrak serapan komoditas pertanian lokal da...

news | 06:00 WIB