Penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Jumat (20/2/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.
Matamata.com - Manajemen PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok memberikan teguran keras dan imbauan kepada masyarakat terkait penggunaan fasilitas bandara. Hal ini merespons video viral di media sosial yang memperlihatkan oknum pengunjung menggunakan troli barang sebagai mainan "kereta-keretaan".
Plt Branch Communication dan CSR Department Head Bandara Lombok, Hidya Putri Ramadhina, meminta seluruh pengguna jasa, baik penumpang maupun pengantar, untuk disiplin dalam menjaga sarana publik.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jasa dan pengunjung untuk menggunakan fasilitas bandara sesuai peruntukannya. Mari bersama-sama menjaga sarana dan prasarana demi kenyamanan serta keselamatan bersama," ujar Hidya dalam keterangan resminya di Lombok Tengah, Jumat (20/2/2026).
Klarifikasi Sosok dalam Video Menanggapi rekaman yang beredar, Hidya mengklarifikasi bahwa individu yang terlihat merapikan troli dalam video tersebut bukanlah petugas bandara yang sedang lalai. Sebaliknya, mereka adalah pengguna jasa lain yang berinisiatif merapikan kembali troli yang sebelumnya disalahgunakan oleh oknum pengunjung.
"Pihak yang merekam maupun yang terlihat merapikan troli itu bukan petugas kami, melainkan pengguna jasa yang peduli dan berinisiatif mengembalikan fungsi troli tersebut," jelasnya.
Petugas Tetap Siaga Hidya memastikan bahwa pihak bandara sebenarnya telah menyiagakan petugas khusus troli untuk mengumpulkan dan memastikan ketersediaan sarana bagi penumpang. Namun, saat kejadian viral tersebut berlangsung, petugas sedang melakukan penyisiran di area bandara lainnya.
Manajemen Bandara Lombok berharap kejadian serupa tidak terulang kembali. Fasilitas bandara, termasuk troli, disediakan untuk mendukung mobilitas barang penumpang, bukan untuk aktivitas bermain yang berpotensi merusak alat atau membahayakan orang lain di area publik.
"Kami minta masyarakat tetap menjaga keamanan dan kenyamanan di lingkungan Bandara Lombok dengan mematuhi ketentuan yang berlaku," pungkas Hidya. (Antara)