DPR Ingatkan Sekolah: Segera Daftarkan Siswa Berprestasi di SNBP 2026, Jangan Sampai Lalai!

Anggota DPR Muhammad Hilman Mufidi ingatkan sekolah aktif daftarkan siswa di SNBP 2026. Jangan sampai siswa gagal masuk PTN akibat kelalaian pengisian PDSS.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 09 Januari 2026 | 17:00 WIB
Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi. ANTARA/HO-Humas DPR RI

Anggota Komisi X DPR RI Muhammad Hilman Mufidi. ANTARA/HO-Humas DPR RI

Matamata.com - Anggota Komisi X DPR RI, Muhammad Hilman Mufidi, mengingatkan seluruh sekolah tingkat menengah (SMA/SMK/MA) untuk proaktif mendaftarkan siswa berprestasi mereka dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026.

Kelalaian sekolah dalam proses administratif ini dinilai dapat memutus harapan siswa untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

“Sekolah memiliki peran yang sangat menentukan dalam SNBP. Keaktifan sekolah akan membuka peluang lebih besar bagi siswa untuk lolos ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN),” ujar Hilman dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Jumat (9/1/2026).

Sebaliknya, Hilman menekankan bahwa ketidaksiapan sekolah dapat berdampak fatal. Jika sekolah tidak melakukan pendaftaran atau terlambat mengisi data, siswa berprestasi secara otomatis kehilangan haknya untuk bersaing di jalur seleksi prestasi.

Hal ini sangat merugikan, terutama bagi siswa-siswa berbakat yang berada di daerah.

Dorong Koordinasi Lintas Kementerian Hilman juga mendesak adanya sinergi kuat antara Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Koordinasi ini diperlukan agar informasi teknis mengenai SNBP 2026 tersebar merata hingga ke pelosok melalui Dinas Pendidikan setempat.

"Dinas Pendidikan di daerah memegang kunci suksesnya SNBP. Mereka tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tapi juga harus memberikan pendampingan teknis kepada sekolah-sekolah selama proses berlangsung," tegasnya.

Evaluasi Kasus PDSS 2025 Senada dengan DPR, Tim Penanggung Jawab Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2026 meminta sekolah disiplin terhadap linimasa pendaftaran.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB 2026, Eduart Wolok, memberikan peringatan khusus berdasarkan pengalaman pahit tahun 2025.

Baca Juga: Cegah Kesewenang-wenangan, Hak Prerogatif Presiden Soal Amnesti Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Banyak kasus terjadi di mana sekolah terlambat melakukan pengisian Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS), yang mengakibatkan siswa di sekolah tersebut gagal mengikuti seleksi jalur prestasi. Eduart meminta sekolah tidak menunda-nunda proses sinkronisasi data institusi mereka demi menjamin hak siswa.

Melalui koordinasi yang solid dan sosialisasi yang masif, Hilman berharap SNBP 2026 berjalan lebih inklusif dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh siswa berprestasi di tanah air. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Anggota Komisi III DPR Abdullah menilai laporan terhadap Pandji Pragiwaksono terkait materi 'Mens Rea' berlebihan. Simak...

news | 16:00 WIB

Mahasiswa FH UM Bima gugat UU Amnesti dan Abolisi ke MK. Mereka minta Presiden libatkan DPR dan syaratkan putusan inkrah...

news | 15:42 WIB

Menaker Yassierli targetkan lulusan BLK langsung terserap kerja atau jadi wirausaha lewat program Perluasan Kesempatan K...

news | 14:15 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan klaim Donald Trump soal minyak Venezuela tak pengaruhi pasar global. Si...

news | 13:00 WIB

Polda Metro Jaya analisa barang bukti laporan terhadap Pandji Pragiwaksono terkait dugaan penistaan agama dan fitnah ter...

news | 11:45 WIB

Ketua Komisi IV DPR Titiek Soeharto dorong ekspor beras dan jagung di tahun 2026. Indonesia catat surplus jagung 0,5 jut...

news | 10:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pastikan mandatori bioetanol (E10) berlaku paling lambat 2028. Pemerintah siapkan insentif...

news | 09:42 WIB

Perum Bulog pecahkan rekor penyerapan gabah 4,5 juta ton pada 2025, tertinggi sepanjang sejarah. Simak peran strategis B...

news | 08:30 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia targetkan Indonesia stop impor solar pada 2026. Capaian B40 tahun 2025 sukses pangkas impo...

news | 07:15 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana Aceh hingga 22 Januari 2026 kare...

news | 20:05 WIB