Masih Ada Wilayah Terisolasi, Mualem Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Aceh 14 Hari Lagi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana Aceh hingga 22 Januari 2026 karena masih ada wilayah yang terisolasi.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Januari 2026 | 20:05 WIB
Masih Ada Wilayah Terisolasi, Mualem Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Aceh 14 Hari Lagi

Masih Ada Wilayah Terisolasi, Mualem Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Aceh 14 Hari Lagi

matamata.com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, resmi menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari kedepan, terhitung mulai 9 hingga 22 Januari 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi virtual yang dipimpin Mualem dari Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Banda Aceh, Kamis (8/1/2026). Langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 7 Januari 2026.

Mualem menjelaskan, kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan fakta lapangan bahwa sejumlah wilayah masih terisolasi. Selain itu, produksi logistik di kabupaten/kota terdampak masih terbatas, sehingga memerlukan percepatan layanan publik.

"Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan, layanan kesehatan, serta perbaikan akses masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan merata, terutama menjangkau gampong-gampong (desa) yang sulit diakses," ujar Mualem.

Gubernur juga memberikan instruksi khusus kepada dinas terkait untuk segera memulihkan akses jalan dan jembatan yang rusak agar konektivitas antarwilayah kembali normal. Ia mengajak jajaran TNI/Polri, relawan, hingga dunia usaha untuk bersinergi mempercepat pemulihan sekolah dan fasilitas publik lainnya.

Selain penanganan jangka pendek, Mualem meminta seluruh kepala daerah di Aceh segera menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat pada minggu ketiga Januari 2026. Dokumen ini akan menjadi landasan pembangunan kembali Aceh yang lebih tangguh terhadap bencana.

"Kepada masyarakat yang terdampak, kami menyampaikan empati dan dukungan penuh. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya," tegas Mualem. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming meninjau proyek PSEL Keramasan di Palembang. Pembangunan fasilitas pengolah sampah menjadi list...

news | 11:39 WIB

Mantan Menteri ESDM Sudirman Said kembali diperiksa Kejagung sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan minyak m...

news | 11:36 WIB

Kemenlu China tegaskan hubungan bilateral dan iklim investasi dengan Indonesia tetap kokoh, merespons spekulasi viral te...

news | 11:32 WIB

Kemnaker resmi membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 bagi fresh graduate. Cek informasi pendaftaran d...

news | 07:15 WIB

KPK mengisyaratkan menolak laporan gratifikasi Menhut Raja Juli Antoni terkait amplop dari Bupati Kuansing Suhardiman Am...

news | 06:00 WIB