Masih Ada Wilayah Terisolasi, Mualem Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Aceh 14 Hari Lagi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi memperpanjang status tanggap darurat bencana Aceh hingga 22 Januari 2026 karena masih ada wilayah yang terisolasi.

Elara | MataMata.com
Kamis, 08 Januari 2026 | 20:05 WIB
Ilustrasi - Seorang bocah berjalan meniti kayu-kayu yang memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso

Ilustrasi - Seorang bocah berjalan meniti kayu-kayu yang memenuhi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin pascabanjir bandang di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Jumat (5/12/2025). ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso

Matamata.com - Gubernur Aceh, Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualem, resmi menetapkan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh. Perpanjangan ini berlaku selama 14 hari kedepan, terhitung mulai 9 hingga 22 Januari 2026.

Keputusan tersebut diambil dalam rapat koordinasi virtual yang dipimpin Mualem dari Posko Tanggap Darurat Bencana Aceh, Banda Aceh, Kamis (8/1/2026). Langkah ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah pusat merujuk pada Surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tertanggal 7 Januari 2026.

Mualem menjelaskan, kebijakan ini diambil setelah mempertimbangkan fakta lapangan bahwa sejumlah wilayah masih terisolasi. Selain itu, produksi logistik di kabupaten/kota terdampak masih terbatas, sehingga memerlukan percepatan layanan publik.

"Perpanjangan ini dilakukan untuk memastikan pembersihan lingkungan, distribusi bantuan, layanan kesehatan, serta perbaikan akses masyarakat dapat dilakukan secara cepat dan merata, terutama menjangkau gampong-gampong (desa) yang sulit diakses," ujar Mualem.

Gubernur juga memberikan instruksi khusus kepada dinas terkait untuk segera memulihkan akses jalan dan jembatan yang rusak agar konektivitas antarwilayah kembali normal. Ia mengajak jajaran TNI/Polri, relawan, hingga dunia usaha untuk bersinergi mempercepat pemulihan sekolah dan fasilitas publik lainnya.

Selain penanganan jangka pendek, Mualem meminta seluruh kepala daerah di Aceh segera menyusun dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) paling lambat pada minggu ketiga Januari 2026. Dokumen ini akan menjadi landasan pembangunan kembali Aceh yang lebih tangguh terhadap bencana.

"Kepada masyarakat yang terdampak, kami menyampaikan empati dan dukungan penuh. Pemerintah akan terus hadir dan memastikan proses pemulihan berjalan sebaik-baiknya," tegas Mualem. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi X DPR RI mendesak Kemendikdasmen mengkaji matang wacana bahasa Prancis masuk kurikulum sekolah agar tidak mengorb...

news | 16:08 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menegaskan swasembada pangan adalah hak rakyat dan petani. Kerangka 33 regulasi disiapkan de...

news | 16:02 WIB

PLN menegaskan tarif listrik periode April-Juni 2026 tidak naik. Simak penjelasan PLN terkait tagihan netizen yang melon...

news | 15:56 WIB

Gerindra puji sikap elegan Megawati Soekarnoputri yang tetap hormati Presiden Prabowo meski tak berkoalisi, kontraskan d...

news | 13:47 WIB

Ratusan sopir ojol padati PN Jakarta Pusat demi dukung Nadiem Makarim yang jalani sidang pleidoi kasus korupsi Chromeboo...

news | 11:00 WIB

Kemenhaj menegaskan larangan membawa air zamzam di koper bagasi dan kabin pesawat bagi jamaah haji. Koper yang melanggar...

news | 10:30 WIB

Seskab Teddy Indra Wijaya membeberkan deretan capaian konkret kunjungan luar negeri Presiden Prabowo selama 1,5 tahun te...

news | 09:30 WIB

Presiden AS Donald Trump mengeklaim Israel dan Hizbullah sepakat menghentikan permusuhan. Trump menjamin Israel batal ki...

news | 08:30 WIB

Kebakaran hebat melanda pemukiman padat di Kemayoran, Jakarta Pusat, menghanguskan sekitar 250 rumah. Pemerintah gerak c...

news | 07:30 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman puji kualitas Marselino Ferdinan 'bagus banget' jelang laga melawan Oman di FIFA M...

news | 06:00 WIB