Dua Film Indonesia Kembali Bersinar di QCinema 2025, Menbud: Bukti Narasi Lokal Mendunia

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas capaian dua film asal Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan dari ajang QCinema International Film Festival 2025 di Filipina.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 28 November 2025 | 07:00 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon. ANTARA/ (HO-Kementerian Kebudayaan)

Menteri Kebudayaan Fadli Zon. ANTARA/ (HO-Kementerian Kebudayaan)

Matamata.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas capaian dua film asal Indonesia yang berhasil membawa pulang penghargaan dari ajang QCinema International Film Festival 2025 di Filipina.

“Kami mengucapkan selamat kepada tim film Pangku yang kembali meraih penghargaan internasional. Rangkaian kemenangan mereka, dari Busan hingga QCinema, menunjukkan bahwa budaya lokal Indonesia memiliki daya tarik global ketika disampaikan dengan kejujuran dan kreativitas. Begitu pula dengan Little Rebels Cinema Club, prestasinya membuktikan bahwa talenta muda Indonesia telah siap menjadi bagian dari percakapan sinema dunia,” ujar Fadli dalam keterangan resminya di Jakarta, Kamis.

Film Pangku, debut penyutradaraan Reza Rahadian, sukses meraih penghargaan Winner Best Asian First Film pada festival tersebut. Prestasi ini menambah daftar kemenangan film yang mengangkat tradisi kopi pangku dari Pantura itu dalam beberapa bulan terakhir.

Selain Pangku, film Little Rebels Cinema Club juga mencatat prestasi baru dengan meraih QCShorts International Special Mention. Film garapan sineas muda Khozy Rizal itu diapresiasi karena kekuatan cerita, karakter, dan relevansinya bagi penonton global.

Fadli menilai kemenangan dua film tersebut menjadi representasi keberagaman budaya Indonesia sekaligus bukti bahwa karya lokal mampu berbicara di panggung dunia.

Ia menegaskan, semangat kolektif dan kerja keras insan perfilman menjadi faktor penting dalam perkembangan sinema nasional.
Menurutnya, prestasi ini akan terus menginspirasi kemajuan perfilman tanah air.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan (PPPK), Ahmad Mahendra, juga menyoroti capaian tersebut sebagai indikator kuatnya perkembangan ekosistem industri film di Indonesia.

“Keberhasilan Pangku dan Little Rebels Cinema Club adalah refleksi dari berkembangnya ekosistem perfilman nasional. Direktorat Jenderal PPPK akan terus memperkuat pembinaan, fasilitasi, dan pengembangan talenta film, memastikan lebih banyak karya Indonesia dapat berkeliling festival internasional dan mendapat apresiasi yang layak,” ujarnya.

Sebelumnya, Pangku juga mencuri perhatian pada Busan International Film Festival (BIFF) ke-30, dengan membawa pulang empat penghargaan internasional, yakni KB Vision Audience Award, FIPRESCI Award, Bishkek International Film Festival Central Asia Cinema Award, serta Face of the Future Award.

Sementara itu, Little Rebels Cinema Club sebelumnya juga berhasil meraih Crystal Bear kategori Generation Kplus di ajang Berlinale ke-75.

Baca Juga: Kemlu Tegaskan Indonesia Tetap Jadi Rujukan Dunia dalam Praktik Toleransi

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk terus mendukung karya film yang menghadirkan kekayaan budaya, cerita autentik, serta perspektif kreatif dari generasi baru sineas Indonesia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea d...

news | 15:15 WIB

Wakil Ketua Komisi VI DPR Andre Rosiade dan Mensesneg Prasetyo Hadi memastikan stok BBM nasional aman dan harga BBM subs...

news | 14:15 WIB

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok telur ayam ras surplus dan harga stabil. Presiden Prabowo akui pantau harga tel...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto disambut pelukan hangat oleh Presiden Korsel Lee Jae-myung di Blue House. Simak agenda kunjung...

news | 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM nasional berjalan lancar dan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak m...

news | 10:15 WIB

KPK fokus panggil biro haji (PIHK) untuk mengejar pemulihan kerugian negara sebesar Rp622 miliar dalam kasus korupsi kuo...

news | 09:30 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengecam keras pengeroyokan warga Aceh di Polda Metro Jaya. Ia meminta Kapolri usut...

news | 08:15 WIB

Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin minta kebijakan WFH ASN setiap Jumat dievaluasi berkala agar tidak jadi ajang long...

news | 07:45 WIB

Indonesia menuntut PBB melakukan investigasi transparan atas serangan Israel di Lebanon yang menewaskan 3 prajurit TNI a...

news | 06:15 WIB