Bantuan Becak Listrik dari Presiden Mudahkan Aktivitas Pengayuh Becak Lansia

Slamet (70), seorang pengayuh becak asal Tangerang, menyambut gembira bantuan becak listrik yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia mengaku kehadiran becak listrik membuat pekerjaannya jauh lebih ringan.

Elara | MataMata.com
Rabu, 19 November 2025 | 09:15 WIB
Bantuan Becak Listrik dari Presiden Mudahkan Aktivitas Pengayuh Becak Lansia

Bantuan Becak Listrik dari Presiden Mudahkan Aktivitas Pengayuh Becak Lansia

matamata.com - Slamet (70), seorang pengayuh becak asal Tangerang, menyambut gembira bantuan becak listrik yang diberikan Presiden RI Prabowo Subianto. Ia mengaku kehadiran becak listrik membuat pekerjaannya jauh lebih ringan.

“Perbedaanya enak, enggak gowes lagi. Kakinya juga ga pegel, kalau yang manual kakinya pada pegel. Keringetnya juga engga begitu parah,” ujar Slamet saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Bagi Slamet, becak listrik bukan hanya sarana transportasi baru, tetapi juga membawa harapan bagi dirinya yang selama ini menggantungkan nafkah dari tenaga kayuh. Pria yang setiap hari menunggu penumpang di depan Stasiun Tangerang Kota sejak pukul 07.00 hingga 17.00 WIB itu merasa terharu memperoleh perhatian dari Presiden.

“Pak Presiden sudah memperhatikan rakyat kecil. Seperti tukang becak, sebagai rakyat kecil. Saya mengucapkan terima kasih,” katanya.

Slamet berharap bantuan serupa dapat dinikmati oleh seluruh pengayuh becak di Indonesia agar mereka tidak lagi harus mengayuh secara manual.

“Saya berharap harus semua ya, seluruh Indonesia bisa mendapatkan ini ya (becak listrik) biar diganti yang gowes kaki. Pak Presiden memperhatikan orang-orang kecil,” tuturnya.

Dengan hadirnya becak listrik ini, Slamet berkomitmen untuk bekerja lebih giat.

“Saya sangat bangga sekali dikasih untuk mata pencarian sehari-hari diganti pakai becak listrik. Saya mengucapkan ke Pak Presiden, terima kasih banyak dan kita harus semangat,” ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keinginannya agar seluruh becak di Indonesia beralih menggunakan tenaga listrik maupun motor listrik, sehingga para pengemudinya tidak lagi perlu mengayuh.

“Saya sudah siapkan nanti semua becak di seluruh Indonesia harus becak pakai motor listrik,” kata Prabowo dalam pidatonya pada acara peluncuran interactive flat panel (IFP) atau smartboard di SMPN 4 Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (17/11).

Baca Juga: DPR Siap Sahkan Revisi KUHAP dalam Rapat Paripurna Selasa Pagi

Hingga kini, sekitar 1.000 unit becak listrik telah dibagikan untuk para pengayuh becak lansia di beberapa kota di Pulau Jawa melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional bekerja sama dengan Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin).

Bantuan tersebut mencakup antara lain 140 unit di Kendal, 100 unit di Demak, 100 unit di Jepara, 60 unit di Pati, 80 unit di Kudus, serta 100 unit di Rembang, Jawa Tengah. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB