Nova Arianto Ingin Timnas U-17 Tampil Agresif Hadapi Honduras demi Jaga Asa Lolos

Pelatih tim nasional U-17 Indonesia, Nova Arianto, meminta anak asuhnya tampil lebih agresif saat menghadapi Honduras pada laga terakhir Grup H Piala Dunia U-17 2025, Senin (10/11).

Elara | MataMata.com
Senin, 10 November 2025 | 08:15 WIB
Sejumlah pesepak bola timnas U-17 Indonesia mengikuti latihan resmi jelang laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan latihan Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Minggu (9/11/2025). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang pertandingan melawan timnas U-17 Honduras pada Senin (10/11) di Aspire Zone, Qatar. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Sejumlah pesepak bola timnas U-17 Indonesia mengikuti latihan resmi jelang laga Grup H Piala Dunia U17 2025 di Lapangan latihan Stadion Al Thumama, Doha, Qatar, Minggu (9/11/2025). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang pertandingan melawan timnas U-17 Honduras pada Senin (10/11) di Aspire Zone, Qatar. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/sgd (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)

Matamata.com - Pelatih tim nasional U-17 Indonesia, Nova Arianto, meminta anak asuhnya tampil lebih agresif saat menghadapi Honduras pada laga terakhir Grup H Piala Dunia U-17 2025, Senin (10/11).

Dari dua pertandingan yang telah dijalani, timnas U-17 menempati peringkat ketiga klasemen Grup H setelah kalah 1–3 dari Zambia dan takluk 0–4 dari Brasil.

“Mengenai jalannya pertandingan besok, pastinya kami akan sedikit lebih menyerang karena butuh tiga poin. Namun kami tetap mewaspadai Honduras yang mempunyai transisi cukup baik,” kata Nova usai memimpin latihan di Stadion Al Thumama, Doha, Minggu (9/11).

Penampilan agresif dan produktif menjadi kebutuhan mutlak bagi timnas U-17 untuk menjaga peluang lolos ke babak 32 besar.
Saat ini, Indonesia menempati posisi terakhir dari 12 tim peringkat ketiga. Selain juara dan runner-up grup, hanya delapan tim peringkat ketiga terbaik yang berhak melaju ke babak gugur.

Jika mampu mengalahkan Honduras, Indonesia akan mengoleksi tiga poin dan berpeluang menggeser Kolombia, tim peringkat ketiga Grup G, yang baru mengumpulkan dua poin dari dua laga. Kolombia akan menghadapi pemuncak klasemen Grup G, Korea Utara, juga pada Senin (10/11).

Namun, untuk bersaing dengan tujuh tim peringkat ketiga lainnya, peluang Indonesia terbilang kecil karena masih memiliki selisih gol minus enam.
Tiga tim lain di posisi ketiga grup berbeda — Paraguay (Grup J), Arab Saudi (Grup L), dan Meksiko (Grup F) — sama-sama memiliki selisih gol nol.

“Kami tahu peluang lolos masih terbuka, meski hanya sekitar 60 persen atau 40 persen. Tapi saya bilang ke pemain, mereka harus memaksimalkan setiap kesempatan. Saya minta mereka tampil lebih maksimal lagi,” ujar Nova.

Laga Indonesia kontra Honduras akan digelar di Lapangan 2 Aspire Academy, Doha, mulai pukul 17.45 waktu setempat atau 21.45 WIB. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mendagri Tito Karnavian terbitkan SE terbaru soal aturan WFH ASN Pemda setiap hari Jumat. Simak daftar layanan yang teta...

news | 13:15 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok telur ayam ras surplus dan harga stabil. Presiden Prabowo akui pantau harga tel...

news | 12:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto disambut pelukan hangat oleh Presiden Korsel Lee Jae-myung di Blue House. Simak agenda kunjung...

news | 11:27 WIB

Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM nasional berjalan lancar dan harga BBM subsidi maupun nonsubsidi tidak m...

news | 10:15 WIB

KPK fokus panggil biro haji (PIHK) untuk mengejar pemulihan kerugian negara sebesar Rp622 miliar dalam kasus korupsi kuo...

news | 09:30 WIB

Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) mengecam keras pengeroyokan warga Aceh di Polda Metro Jaya. Ia meminta Kapolri usut...

news | 08:15 WIB

Anggota Komisi II DPR Muhammad Khozin minta kebijakan WFH ASN setiap Jumat dievaluasi berkala agar tidak jadi ajang long...

news | 07:45 WIB

Indonesia menuntut PBB melakukan investigasi transparan atas serangan Israel di Lebanon yang menewaskan 3 prajurit TNI a...

news | 06:15 WIB

Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 760 SPPG Program Makan Bergizi Gratis karena tak penuhi sta...

news | 15:39 WIB

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengajak seluruh kepala daerah untuk memaksimalkan tindak lanjut atas temua...

news | 14:30 WIB