Australia Tegaskan Pentingnya Diplomasi Siber untuk Cegah Konflik dan Perkuat Ketahanan Digital

Duta Besar Siber Australia di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, Hugh Watson, menekankan pentingnya diplomasi siber sebagai langkah mencegah konflik sekaligus memperkuat ketahanan di ruang digital.

Elara | MataMata.com
Rabu, 20 Agustus 2025 | 07:15 WIB
Duta Besar Siber dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Persemakmuran Australia Hugh Watson berbicara pada peluncuran Buku Pegangan Diplomasi Siber dan Kursus Virtual, di Jakarta, pada Selasa (19/8/2025). /ANTARA/Katriana

Duta Besar Siber dari Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Persemakmuran Australia Hugh Watson berbicara pada peluncuran Buku Pegangan Diplomasi Siber dan Kursus Virtual, di Jakarta, pada Selasa (19/8/2025). /ANTARA/Katriana

Matamata.com - Duta Besar Siber Australia di Departemen Luar Negeri dan Perdagangan, Hugh Watson, menekankan pentingnya diplomasi siber sebagai langkah mencegah konflik sekaligus memperkuat ketahanan di ruang digital.

“It is more important than ever for states to pursue cyber diplomacy, build international cooperation, dialogue, and trust to prevent conflict and enhance resilience in cyberspace,” ujar Watson dalam peluncuran Cyber Diplomacy Handbook dan kursus virtual di Universitas Indonesia, Jakarta, Selasa.

Kegiatan tersebut digelar Pusat Studi ASEAN UI bekerja sama dengan Australian Strategic Policy Institute (ASPI).

Watson menyebut lingkungan internasional kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk persaingan strategis di ruang siber dan penggunaan teknologi krusial.

Menurutnya, diplomasi siber menjadi sarana penting untuk membangun pemahaman dan kerja sama antarnegara dalam menghadapi tantangan bersama, sekaligus mencegah potensi konflik yang melibatkan instrumen digital.

Melalui diplomasi siber, ia berharap Indonesia dan Australia dapat memperkuat kepentingan nasional, regional, hingga global, baik dalam bidang keamanan maupun peluang ekonomi digital.

Bagi Australia, diplomasi di bidang siber dan teknologi krusial merupakan salah satu prioritas utama kebijakan luar negeri.

“We recognize that cyber and critical technologies underpin our national security, the protection and realization of human rights and freedoms, global economic prosperity, sustainable development, and international stability,” jelas Watson.

Ia menambahkan, kerja sama menjadi kunci untuk memastikan akses aman terhadap ruang siber dan teknologi krusial, sekaligus menjamin penggunaannya secara bertanggung jawab.

Dalam Strategi Keamanan Siber Nasional 2023–2030, Australia berkomitmen meningkatkan ketahanan siber kawasan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra regional. Strategi ini juga menegaskan pentingnya menjunjung hukum internasional serta prinsip perilaku bertanggung jawab antarnegara.

Baca Juga: Komedian Nunung Bangga Masuk Nominasi 'Anukom 2025', Ingin Srimulat Punya Generasi Penerus

Sebagai mitra dekat, Indonesia dinilai memiliki peran penting dalam membangun kawasan yang tangguh menghadapi ancaman maupun penyalahgunaan teknologi digital, sambil tetap mengoptimalkan manfaatnya.

Watson menilai penyelenggaraan kursus diplomasi siber oleh UI dan ASPI merupakan wujud nyata kolaborasi kedua negara dalam memperkuat kapasitas digital. “Melalui kursus ini, kedua negara ingin memastikan seluruh bangsa di kawasan lebih siap menghadapi tantangan siber, mencegah konflik, serta mengamankan manfaat bersama,” katanya.

Sementara itu, Dekan FISIP UI Semiarto Aji Purwanto dalam sambutannya menegaskan bahwa diplomasi siber berperan penting untuk membangun rasa saling menghormati, kepercayaan, serta komitmen bersama menghadapi tantangan digital yang terus berkembang.

“Threats such as ransomware attacks, misinformation campaigns, and intellectual property theft do not recognize national boundaries,” ujarnya.

“These are common challenges that require common solutions. This is where cyber diplomacy becomes the most powerful tool. And in today’s rapidly evolving digital landscape, dialogue remains the cornerstone of our partnerships,” tambah Semiarto. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena a...

news | 06:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB