Persiapan Konser Tunggal 2026, King Nassar Targetkan Turun 10 Kg dan Perbanyak Jalan Kaki

King Nassar bersiap gelar konser tunggal 2026. Mulai dari rutin jalan kaki, target turun berat badan 10 kg, hingga siapkan aksi panggung 'anarkis' untuk penggemar.

Elara | MataMata.com
Rabu, 25 Februari 2026 | 07:15 WIB
Penyanyi King Nassar berbagi rencananya memperbanyak jalan kaki selama bulan puasa Ramadhan 2026 saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). ANTARA/Abdu Faisal

Penyanyi King Nassar berbagi rencananya memperbanyak jalan kaki selama bulan puasa Ramadhan 2026 saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026). ANTARA/Abdu Faisal

Matamata.com - Penyanyi dangdut King Nassar tengah serius menjaga stamina demi menyambut konser tunggalnya yang dijadwalkan helat pada tahun 2026. Selain menjaga kondisi fisik, pelantun lagu "Seperti Mati Lampu" ini menargetkan penurunan berat badan hingga 10 kilogram.

Nassar mengungkapkan, salah satu trik yang ia jalankan adalah dengan memperbanyak aktivitas jalan kaki, terutama selama bulan Ramadan.

"Jadi badannya biar bagus. Target turun 10 kilo lagi, karena kan mau konser," ujar Nassar saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (24/2/2026).

Aksi Panggung 'Anarkis' dan Atraksi Manjat Tiang Persiapan fisik ekstra ini bukan tanpa alasan. Nassar menyebut konsep pertunjukannya nanti akan sangat energik. Ia dikenal kerap menyuguhkan aksi panggung atraktif, mulai dari lincah berpindah sudut hingga aksi ekstrem memanjat tiang demi memuaskan penggemar.

"Aku kalau nyanyi sudah seperti 'anarkis'. Nanti pindah ke sini, pindah ke sana, karena penonton maunya aku begitu. Kalau aku bernyanyi serius seperti penyanyi normal pada umumnya, mereka pasti bingung," candanya.

Kesiapan Teknis dan Fleksibilitas 'Setlist' Tak hanya soal fisik, jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI) ini juga mematangkan sisi teknis. Nassar memastikan akan membawa tim musik pengiring sendiri untuk mengantisipasi perubahan daftar lagu (setlist) yang sering dilakukan secara mendadak di atas panggung.

Menurutnya, kebiasaan mengubah urutan lagu secara spontan didasari oleh upayanya membaca suasana dan energi penonton di lokasi.

"Makanya aku bawa band sendiri karena mereka yang sudah mengerti. Kalau menggunakan tim musik orang lain, kita harus briefing panjang dulu. Tapi alhamdulillah, sejauh ini tim musik selalu bisa menyesuaikan," tambah Nassar.

Menutup perbincangan, Nassar mengaku sangat bersyukur atas dukungan besar dari para penggemar setianya. Baginya, antusiasme penonton adalah bentuk penghargaan tertinggi dalam perjalanan karier musiknya sebagai penghibur. (Antara)

Baca Juga: Ribuan Jamaah Makassar Ikuti Buka Puasa Bersama Program Raja Salman di Masjid 99 Kubah

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman dukung penuh pakan ayam probiotik inovasi IPB. Siap bawa ke Presiden Prabowo jika mampu pacu ...

news | 11:39 WIB

Waketum PAN Saleh Daulay mengajak Jusuf Kalla untuk berdialog langsung dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana guna m...

news | 09:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo memutuskan ASN Kementerian PU tidak menerapkan WFH. Fokus pada penanganan bencana di Sumatera m...

news | 08:15 WIB

Ekonom Universitas Paramadina memprediksi ekonomi Indonesia 2026 tumbuh di atas proyeksi Bank Dunia (4,7%), meski sulit ...

news | 07:00 WIB

Untuk naskah berikutnya, tambahkan sedikit info mengenai kondisi fisik pemain atau apakah ada pemain yang absen karena a...

news | 06:00 WIB

Peneliti BRIN kembangkan teknologi DBD Plasma untuk produksi amonia (pupuk nitrogen) yang lebih ramah lingkungan, hemat ...

news | 14:00 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah investasi jangka panjang untuk mencetak ...

news | 13:27 WIB

KPK tegaskan pemeriksaan saksi dan layanan publik seperti LHKPN tetap berjalan normal meski kebijakan WFH nasional setia...

news | 13:23 WIB

Menag Nasaruddin Umar resmi menerapkan kebijakan WFH setiap Jumat bagi ASN Kemenag mulai 10 April 2026 sebagai bagian da...

news | 13:00 WIB

KPK menyerahkan aset rampasan senilai Rp3,88 miliar dari koruptor Tagop Soulisa dan Puput Tantriana ke Kementerian PU un...

news | 12:55 WIB