Prabowo Minta AHY Kawal Proyek Kereta Cepat JakartaSurabaya

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi untuk memastikan keberlanjutan proyek Kereta Cepat JakartaSurabaya. Saat ini,

Elara | MataMata.com
Kamis, 14 Agustus 2025 | 08:15 WIB
Prabowo Minta AHY Kawal Proyek Kereta Cepat JakartaSurabaya

Prabowo Minta AHY Kawal Proyek Kereta Cepat JakartaSurabaya

matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyampaikan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto memberikan instruksi untuk memastikan keberlanjutan proyek Kereta Cepat Jakarta–Surabaya. Saat ini, layanan kereta cepat baru beroperasi pada rute Jakarta–Bandung.

"Ada tugas khusus dari Bapak Presiden kepada kami, Kemenko Infrastruktur, untuk mengawal keberlanjutan kereta cepat, jadi bukan hanya Jakarta–Bandung, diharapkan sampai dengan Surabaya," kata AHY di Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu (14/8).

Menurut AHY, kehadiran kereta cepat yang membentang hingga Surabaya akan menjadi terobosan besar dalam mobilitas masyarakat, distribusi barang, dan jasa di Pulau Jawa. Dengan sistem high speed rail, waktu tempuh akan jauh lebih singkat sehingga meningkatkan konektivitas antardaerah.

Pemerintah juga menyiapkan pengembangan konsep transit oriented development (TOD) di sekitar stasiun-stasiun kereta cepat untuk menciptakan kawasan permukiman dan pusat ekonomi baru di luar Jabodetabek. "Intinya bagaimana ini bisa mempercepat mobilitas masyarakat kita di Pulau Jawa,” ujarnya.

Ia menambahkan, proyek ini masih berada pada tahap studi mendalam guna memastikan aspek teknis, pembiayaan, dan ketersediaan lahan direncanakan secara matang. Pengalaman pembangunan Kereta Cepat Jakarta–Bandung, yang merupakan kerja sama Indonesia–China, akan menjadi bahan evaluasi.

"Kita ingin pastikan, selain berdasarkan pengalaman, apa saja yang menjadi pembelajaran. Apakah ada yang bisa kita perbaiki ke depan, tapi juga ada best practice. Hal-hal yang sudah baik, juga bisa menjadi referensi kita," jelasnya.

AHY menyebutkan, komunikasi akan dibuka seluas-luasnya dengan pihak dalam maupun luar negeri yang berminat dan memiliki kemampuan untuk berpartisipasi. "Kita ingin ini benar-benar sukses, tidak ada kendala yang berarti dalam arti teknis maupun keberlanjutan penganggaran di tahun-tahun mendatang. Oleh karena itu, kita ingin pastikan terlebih dahulu segala sesuatunya visible," ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui pembangunan jalur kereta cepat hingga Surabaya akan menghadapi tantangan besar, termasuk masalah lahan serta koordinasi lintas kementerian/lembaga (K/L) dan pemerintah daerah. "Jadi pasti membutuhkan waktu bagi kami, bukan hanya lintas K/L, tapi juga antara pemerintah pusat dengan daerah," tutupnya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung optimistis Jakarta bisa menjadi kota sinema dunia layaknya Busan, Korea Selatan, didu...

news | 14:00 WIB

Pergelaran BCFM 2026 di Pakuwon Mall Bekasi sukses membukukan omzet Rp334,95 juta untuk pelaku ekraf dan UMKM lokal. Jas...

news | 13:30 WIB

Menaker Yassierli meminta seluruh Kepala BPVP mengukur keberhasilan pelatihan dari tingkat penyerapan kerja alumni di in...

news | 13:14 WIB

Pemprov DKI Jakarta membuka 12 ribu lowongan kerja lewat Karir Jakarta dan TKM Expo 2026 secara hybrid. Cek jadwal, loka...

news | 12:00 WIB

KPK optimistis terhadap dukungan pemerintahan Prabowo-Gibran dalam memberantas korupsi. Dalam dua tahun, KPK menggelar 3...

news | 11:30 WIB