Sukamta Interupsi Paripurna, Tunjukkan Poster Gaza dan Serukan Hentikan Genosida

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, melakukan interupsi dalam Rapat Paripurna DPR RI sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Dalam momen tersebut, ia mengangkat poster berisi foto kondisi Gaza yang memprihatinkan dan mengenakan syal b

Elara | MataMata.com
Kamis, 24 Juli 2025 | 19:35 WIB
Sejumlah Anggota DPR RI mengangkat poster yang menunjukkan kondisi Palestina saat rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (24/7/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.

Sejumlah Anggota DPR RI mengangkat poster yang menunjukkan kondisi Palestina saat rapat paripurna di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (24/7/2025). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi.

Matamata.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, melakukan interupsi dalam Rapat Paripurna DPR RI sebagai bentuk solidaritas terhadap rakyat Palestina. Dalam momen tersebut, ia mengangkat poster berisi foto kondisi Gaza yang memprihatinkan dan mengenakan syal bermotif bendera Palestina.

"Mohon agar kita DPR RI bisa menunjukkan suport untuk penghentian genosida di Gaza, dan mohon kepada pimpinan dan seluruh anggota berkenan untuk menyampaikan poster simbol sebagai dukungan," ujar Sukamta di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis.

Interupsi itu disampaikan menjelang penutupan rapat oleh Pimpinan DPR RI. Aksi serupa juga diikuti sejumlah legislator lain yang hadir mengenakan syal Palestina.

Sebagai pimpinan komisi yang membidangi keamanan dan hubungan internasional, Sukamta menekankan bahwa situasi kemanusiaan di Gaza semakin memburuk. Ia menyebut serangan Israel tak hanya berupa senjata dan bom, tetapi juga menyebabkan rakyat Gaza mengalami kelaparan akut.

"Tiap hari puluhan hingga ratusan anak-anak mayoritas anak-anak dan orang tua meninggal karena kelaparan dan kehausan," tuturnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyampaikan apresiasi atas pernyataan Sukamta. Seluruh pimpinan DPR pun turut mengangkat poster yang sama sebagai bentuk solidaritas.

"Pimpinan menerima ini untuk kita sama sama mengangkat poster yang sudah tersedia," kata Saan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB

Pemerintah Indonesia berkoordinasi dengan PBB untuk mempercepat pemulangan jenazah tiga prajurit TNI yang gugur akibat s...

news | 11:15 WIB

Dirut Pupuk Indonesia menegaskan prioritas utama adalah petani lokal di tengah lonjakan harga urea global akibat konflik...

news | 10:15 WIB

KPK agendakan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah biro haji (PIHK) pekan depan terkait kasus korupsi kuota haji yang m...

news | 09:30 WIB

Dirut Bulog Ahmad Rizal Ramdhani resmi menarik stok beras darurat di bandara dan pelabuhan Sumatera seiring pulihnya jal...

news | 08:30 WIB

GCC mendesak DK PBB segera amankan Selat Hormuz menyusul blokade Iran. Penutupan jalur maritim vital ini picu kenaikan h...

news | 07:00 WIB

KPK umumkan tingkat kepatuhan LHKPN 2025 mencapai 96,24%. Sektor yudikatif hampir 100%, sementara legislatif masih di an...

news | 06:15 WIB