Pemprov Jabar dan TNI Percepat Pembangunan Strategis Lewat Sinergi Lintas Wilayah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng seluruh pemerintah kabupaten/kota bersama jajaran TNI AD melalui Kodim se-Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi untuk mempercepat pelaksanaan program strategis di berbagai sektor.

Elara | MataMata.com
Sabtu, 28 Juni 2025 | 07:15 WIB
Pemprov Jabar dan TNI Percepat Pembangunan Strategis Lewat Sinergi Lintas Wilayah

Pemprov Jabar dan TNI Percepat Pembangunan Strategis Lewat Sinergi Lintas Wilayah

matamata.com - Pemerintah Provinsi Jawa Barat menggandeng seluruh pemerintah kabupaten/kota bersama jajaran TNI AD melalui Kodim se-Jawa Barat dan Kodam III/Siliwangi untuk mempercepat pelaksanaan program strategis di berbagai sektor.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan, kerja sama lintas lembaga ini akan mulai diimplementasikan pada Juli mendatang, ditandai dengan revitalisasi serentak SMA dan SMK melalui sistem kontraktual dan swakelola bersama TNI.

“Langkah nyata kita mulai bulan depan. Ini bukan sekadar wacana, tapi kerja konkret,” kata Dedi di Bandung, Jumat (28/6).

Selain pendidikan, program percepatan pembangunan juga mencakup perbaikan rumah tidak layak huni, pembangunan sanitasi dan jalan lingkungan, serta jembatan gantung di daerah terpencil seperti Bandung Barat, Sukabumi, dan Garut—wilayah yang hingga kini masih menyulitkan akses anak sekolah.

Dedi juga menekankan pentingnya percepatan Transformasi Digital Desa (TFMD). Pemprov siap menanggung hingga 50 persen anggaran jika daerah mengalokasikan dana besar untuk mendukung TFMD dan program Karya Bakti TNI.

Beberapa infrastruktur strategis lainnya termasuk jaringan air bersih, perbaikan jalan di kawasan Sanggabuana, serta pembangunan Tol Tengah Jabar Selatan dari Sukabumi hingga Pangandaran dengan dana awal sebesar Rp400 miliar melalui skema kolaboratif bersama TNI.

Di sektor pertanian dan ketahanan pangan, sinergi ini akan difokuskan pada pemanfaatan lahan tidur serta revitalisasi kebun karet dan teh, dengan pemberdayaan petani lewat penanaman tanaman jangka pendek seperti jagung dan padi, serta jangka panjang seperti kopi dan teh.

Untuk konservasi lingkungan, Pemprov Jabar menargetkan reboisasi di kawasan hutan penting seperti Gunung Sanggabuana, Cikuray, Sawal, Windu, dan Burangrang. Penertiban tambang ilegal, khususnya di wilayah latihan militer Bandung Barat, juga menjadi agenda prioritas dua bulan ke depan.

“Saya minta dukungan penuh TNI untuk penertiban tambang ilegal demi menjaga ekosistem kawasan latihan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari gerakan penghijauan, Pemprov Jabar juga meluncurkan program penanaman jutaan pohon kelapa di sepanjang bantaran sungai.

Baca Juga: Indonesia Targetkan Kebangkitan Sepak Takraw di SEA Games 2025

Kolaborasi antara Pemda dan TNI selama kepemimpinan Dedi Mulyadi telah berjalan aktif, termasuk dalam program pembinaan karakter dan bela negara bagi pelajar.

Penandatanganan komitmen kerja sama dilakukan di Mabes TNI AD, Jakarta, Rabu (25/6). Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyampaikan apresiasi atas langkah konkret para kepala daerah di Jabar.

“Biasanya sulit mendapatkan tindak lanjut dari kepala daerah. Tapi hari ini Jabar tunjukkan keseriusan luar biasa. Saya akan beri dukungan penuh,” ucap Maruli.

Adapun ruang lingkup kerja sama mencakup pembangunan jalan, jembatan, irigasi, pengelolaan air, peningkatan ketahanan pangan, konservasi lingkungan, penanggulangan tambang ilegal, elektrifikasi desa, hingga rehabilitasi ruang kelas dan pelatihan bela negara. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menggelar pasar murah di Nganjuk untuk menekan inflasi pangan. Pemprov Jatim pas...

news | 11:47 WIB

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menargetkan peraturan Bursa Mineral dan Komoditas Strategis selesai pada 2026 demi men...

news | 08:15 WIB

Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan klub Spanyol, O Parrulo Ferrol FS, dengan skor 3-5 pada laga uji coba ...

news | 07:15 WIB

Kodam IX/Udayana menerjunkan prajurit TNI untuk mengevakuasi warga terdampak gempa magnitudo 7,7 di NTT. BMKG sebut peri...

news | 11:37 WIB

Iran membantah tegas klaim Presiden AS Donald Trump yang ingin menguasai Selat Hormuz. Teheran menegaskan selat strategi...

news | 11:34 WIB