Kemenparekraf Gandeng MD Entertainment untuk Dorong Pertumbuhan Industri Film Nasional

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalin kerja sama dengan MD Entertainment dalam upaya memperkuat industri perfilman Indonesia dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Elara | MataMata.com
Senin, 09 Juni 2025 | 12:15 WIB
Kemenparekraf Gandeng MD Entertainment untuk Dorong Pertumbuhan Industri Film Nasional

Kemenparekraf Gandeng MD Entertainment untuk Dorong Pertumbuhan Industri Film Nasional

matamata.com - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjalin kerja sama dengan MD Entertainment dalam upaya memperkuat industri perfilman Indonesia dan meningkatkan daya saing di tingkat internasional.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menyatakan bahwa pengembangan subsektor perfilman diyakini mampu mendorong pertumbuhan industri kreatif, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan ekspor film berkualitas ke pasar global.

“Pada akhirnya, investasi dan ekspor perfilman Indonesia akan menjadi nilai tambah dalam perekonomian nasional,” ujar Riefky dalam keterangan resmi, Senin (9/6).

Kerja sama ini mencakup pengembangan serial animasi melalui MD Animation yang mengelola Intellectual Property (IP) seperti Adit Sopo Jarwo.

Menurut Riefky, IP yang telah siap pakai tersebut dapat dimanfaatkan untuk berbagai bentuk kolaborasi lintas kementerian dan lembaga dalam pembuatan konten promosi program kerja, aktivasi hiburan, maupun iklan layanan masyarakat.

Sementara itu, CEO MD Entertainment, Manoj Punjabi, menekankan pentingnya kolaborasi yang kuat untuk menjawab tantangan yang dihadapi industri perfilman nasional serta menjaga keberlanjutan pertumbuhannya.

“Kita harus susun strategi, regulasi, atau standarisasi bersama sehingga terjadi kesepakatan yang tidak tumpang tindih. Kita juga harus paham konteks tantangan yang dihadapi para pegiat perfilman secara keseluruhan demi memastikan proses produksi sampai distribusi jatah layar merata ke berbagai daerah,” ujar Manoj.

Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi aktif dengan pemerintah sangat penting demi keberlanjutan industri film dalam jangka panjang.

MD Entertainment yang berdiri sejak 2002 telah memproduksi berbagai sinetron populer seperti Dia, Bawang Merah Bawang Putih, dan Cinta Fitri.

Sejak 2008, perusahaan ini memperluas kiprahnya ke layar lebar dengan film Ayat-Ayat Cinta yang mencapai 3,6 juta penonton dan film horor KKN di Desa Penari yang menembus angka 10 juta penonton.

Baca Juga: Nathalie Holscher Betah Menjomblo, Ini Penyebabnya

Saat ini, MD Entertainment memiliki sejumlah lini bisnis, di antaranya MD Animation, MD Pictures, MD Music, MD Studios, dan MDA Restaurants.

Salah satu unit yang sedang berkembang pesat adalah MD Animation, yang dikenal melalui serial Adit Sopo Jarwo. Serial ini mengusung muatan lokal dan jenaka, serta pernah meraih penghargaan Film Animasi Terbaik di Anti Corruption Film Festival 2014 dan Program Anak Terfavorit di Panasonic Gobel Awards 2018. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Miss Thailand 2000 Boom Panadda resmi bercerai dari God Atip usai mengungkap dugaan perselingkuhan, penggelapan uang 7 j...

news | 11:45 WIB

Mantan penata rambut Ayu Ting Ting, Krizna Fahrezi, mengaku telah menggelapkan dana endorse sebesar Rp150 juta. Krizna m...

news | 11:00 WIB

Azriel Hermansyah dan Sarah Menzel merilis foto prewedding romantis di pantai Bali. Intip konsep foto sunset sinematik d...

news | 10:30 WIB

KPK mencegah pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi ke luar negeri usai ditetapkan sebagai tersangka baru kasus korupsi importasi ...

news | 10:00 WIB

MA mengabulkan kasasi gugatan pembatalan Suket Penyetaraan Pendidikan SMA luar negeri milik Wapres Gibran Rakabuming Rak...

news | 09:30 WIB