Unair Terapkan Verifikasi Biometrik bagi Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT

Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem verifikasi biometrik bagi calon mahasiswa baru (camaba) jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Proses ini berlangsung pada 24 Juni 2025

Elara | MataMata.com
Rabu, 04 Juni 2025 | 07:15 WIB
Unair Terapkan Verifikasi Biometrik bagi Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT

Unair Terapkan Verifikasi Biometrik bagi Calon Mahasiswa Baru Jalur SNBT

matamata.com - Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjadi perguruan tinggi pertama di Indonesia yang menerapkan sistem verifikasi biometrik bagi calon mahasiswa baru (camaba) jalur Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Proses ini berlangsung pada 2–4 Juni 2025 di kampus setempat.

Direktur Pendidikan Unair, Sukardiman, menyatakan bahwa verifikasi biometrik merupakan langkah inovatif untuk memastikan keabsahan identitas peserta dalam proses seleksi dan pendaftaran.

"Langkah ini kami ambil untuk mencegah potensi kecurangan yang mungkin terjadi dalam proses seleksi dan registrasi," ujarnya dalam keterangan tertulis di Surabaya, Rabu (4/6).

Verifikasi biometrik melibatkan pemeriksaan dokumen akademik, seperti surat keterangan lulus, Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan kartu pendaftaran perguruan tinggi.

Seluruh data peserta kemudian dicocokkan dengan informasi yang telah terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti) milik Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Menurut Sukardiman, sistem biometrik ini tidak hanya diterapkan saat pendaftaran, tetapi juga akan dikembangkan untuk kebutuhan lain seperti presensi kuliah dan prosesi wisuda.

“Dengan sensor biometrik, presensi mahasiswa tidak bisa diwakilkan. Ini adalah bagian dari digitalisasi sistem akademik,” katanya.

Menanggapi aspirasi mahasiswa, Unair juga memutuskan memperpanjang masa verifikasi biometrik menjadi 5–8 Juni 2025. Keputusan tersebut diambil setelah audiensi antara pihak kampus, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Wakil Rektor Bidang Akademik, Mahasiswa, dan Alumni (AMA).

“Apabila ada kesulitan dalam proses ini, kami persilakan untuk segera disampaikan kepada panitia atau pihak kampus,” tambah Sukardiman.

Ke depan, Unair berencana memperluas penerapan verifikasi biometrik kepada seluruh calon mahasiswa dari berbagai jalur penerimaan lainnya, seperti Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Mandiri Kemitraan, dan Mandiri Ujian Tulis.

Baca Juga: Viral! Warga Ganti Foto Ridwan Kamil dengan Potret Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jabar, Ini Faktanya

"Sebagai institusi akademik, kami berkomitmen menjaga integritas. Jika ke depan ditemukan pelanggaran melalui sistem ini, kami akan menindak tegas sesuai hukum yang berlaku," tegas Sukardiman.

Penerapan sistem ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang lebih akuntabel dan berintegritas tinggi di lingkungan Universitas Airlangga. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Dokter RSUD Kota Tangerang ingatkan bahaya abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang bisa picu peradangan paru-paru dan ses...

news | 09:56 WIB

Pemkab Aceh Barat menindaklanjuti temuan BPK RI 2025 dengan mengembalikan dana kerugian negara sebesar Rp917 juta ke kas...

news | 09:15 WIB

Kementerian ESDM memastikan penggunaan bahan bakar B50 aman setelah lolos uji durabilitas mesin tambang 1.000 jam dan ro...

news | 08:15 WIB

Polri dan Basarnas memaksimalkan pencarian jurnalis yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perai...

news | 07:00 WIB

DPR mendesak Kemenkes dan BNPB mengoptimalkan penanganan dampak kesehatan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Kemenkes m...

news | 15:50 WIB