Curhat Eks Pekerja Migran di Hongkong ke Ganjar Pranowo: Sistem Pencoblosan Pemilu 2024 Semrawut Pak!

Ganjar Pranowo dapat informasi dari kalangan pekerja migran Indonesia tentang sejumlah masalah proses pencoblosan Pemilu 2024 yang sudah mulai berlangsung di Hong Kong.

Riki Chandra | MataMata.com
Jum'at, 19 Januari 2024 | 15:46 WIB
Curhat Eks Pekerja Migran di Hongkong ke Ganjar Pranowo: Sistem Pencoblosan Pemilu 2024 Semrawut Pak!

Curhat Eks Pekerja Migran di Hongkong ke Ganjar Pranowo: Sistem Pencoblosan Pemilu 2024 Semrawut Pak!

matamata.com - Calon presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo dapat informasi dari kalangan pekerja migran Indonesia tentang sejumlah masalah proses pencoblosan Pemilu 2024 yang sudah mulai berlangsung di Hong Kong.

Mantan pekerja migran Indonesia yang pernah bekerja di Hong Kong bernama Utrik mengatakan, banyak pekerja migran yang telah menerima surat sudah pemilihan anggota legislatif dan pilpres. Namun, banyak pula yang tidak bisa mengikuti Pemilu 2024 karena pengiriman surat suara salah alamat.

"Pak, saya mantan pekerja migran Indonesia. Saya mendapat laporan dari teman-teman di Hong Kong, sudah dimulai pencoblosan. Tapi, teman-teman mengeluh pak, karena sistem yang diterapkan sekarang, semrawut pak," kata Utrik kepada Ganjar di Desa Plaosan, Magetan, Jawa Timur, dikutip dari Antara, Jumat (19/1/2024).

Menurut Utrik, sistem pencoblosan untuk pekerja migran yang diberlakukan saat ini berbeda dengan pemilu sebelumnya.

Pemilu sebelumnya, pekerja migran melakukan pencoblosan di tempat pemungutan suara (TPS), tetapi sekarang surat suara dikirim ke alamat tempat bekerja.

"Ada banyak yang mengeluh karena belum menerima surat suara pak. Jadi, mereka sampai sekarang belum menggunakan hak pilihnya. Ada juga surat suara yang dikirim ke alamat yang salah, jadi nggak terpakai," ucapnya.

Sementara itu, Capres Ganjar mengaku sudah menerima beberapa laporan serupa terkait problem pencoblosan di luar negeri. Saat ini, pihaknya sedang memantau dan mengumpulkan bukti-bukti.

"Saya sudah mendapat banyak laporan serupa. Hari ini, ada mantan pekerja migran yang menyampaikan teman-temannya di Hong Kong sedang nyoblos dan ada problem. Jadi, kita sedang pantau terus-menerus," kata Ganjar.

Hingga kini, Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud juga sedang bekerja untuk menindaklanjuti informasi itu.

"Kami sedang pantau, TPN sudah menindaklanjuti dan mengecek seperti apa kondisinya. Kita cek betul agar tidak ada curiga, tidak ada keresahan, dan kita bisa klarifikasi," ujar Ganjar.

Baca Juga: Miliki Body Goals Dan Sering Tampil Seksi, Sarah Azhari Ngaku Sebenarnya Introvert

Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI telah menetapkan tiga peserta Pilpres 2024, yakni pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar nomor urut 1, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka nomor urut 2, dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md nomor urut 3.

Masa kampanye berlangsung mulai 28 November 2023 hingga 10 Februari 2024. Setelah masa kampanye, ada masa tenang pada 11-13 Februari 2024. Kemudian, jadwal pemungutan suara Pemilu 2024 berlangsung serentak pada 14 Februari 2024.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

KPK menetapkan tersangka dalam kasus OTT Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini. Delapan orang diperiksa intensif dan rua...

news | 11:23 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi mengesahkan RUU PFII menjadi Undang-Undang. Beleid ini mengatur kawasan bebas pajak, lembag...

news | 11:19 WIB

Dinas ESDM mencatat luas wilayah tambang berizin (IUP) di Kabupaten Blora, Jawa Tengah mencapai 299,86 hektare yang dike...

news | 09:52 WIB

Polda Metro Jaya membenarkan telah menerima laporan dari PWI Pusat terhadap pengacara berinisial HP terkait dugaan tinda...

news | 09:48 WIB

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian merespons OTT KPK terhadap Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini. Ia mengi...

news | 07:30 WIB