Kembali ke Inggris dan Hadiri Acara Bergengsi, Meghan Markle Panen Kritikan dan Disebut Feminis Palsu

Meghan Markle hadiri acara bergengsi ketika kembali ke Inggris, malah disebut feminis palsu.

Rabu, 07 September 2022 | 09:00 WIB
Kembali ke Inggris dan Hadiri Acara Bergengsi, Meghan Markle Panen Kritikan dan Disebut Feminis Palsu

Kembali ke Inggris dan Hadiri Acara Bergengsi, Meghan Markle Panen Kritikan dan Disebut Feminis Palsu

matamata.com - Meghan Markle lagi-lagi menjadi bahan omongan publik di Inggris ketika kembali ke kampung halaman suaminya, Pangeran Harry. Kali ini, kehadirannya tak hanya mengundang perhatian publik namun sampai kritikan dari berbagai pihak.

Melansir dari laman Daily Mail, wanita kelahiran Amerika Serikat ini datang ditemani oleh Pangeran Harry. Ia datang dengan gaun mera menyala polos dari Maison Valentino. 

Sementara itu, sang pangeran, Harry mengenakan setelan polos hitam seperti biasanya. Kedatangan keduanya sempat disambut dengan meriah sebelum muncul ratusan orang dengan spanduk-spanduk protes.

Transformasi Meghan Markle. (Instagram/sussexroyal)
Meghan Markle dan Pangeran Harry. (Instagram/sussexroyal)

Kedatangan Meghan Markle ke Inggris tak lain untuk hadir di sebuah acara bergengsi bernama KTT One Young World di Manchester. Ibu dari Archie itu menyampaikan pidato yang spesial mengenai kesetaraan gender.

Sayangnya, tak seperti yang tersebar di beberapa media sosial, banyak yang justru memberikan kritikan kepada Meghan. Hal ini lantaran ia menyebutkan 54 kali 'dirinya sendiri' dalam pidato selama tujuh menit tersebut.

Beberapa pihak menyebutnya sebagai sosok yang hanya membanggakan diri. Walaupun begitu, ia sempat menyinggung seperti apa hubungan dengan Harry mengubah segalanya.

Menyampaikan pidato di hadapan audiens yang sebagian besar adalah anak muda, ia sempat membahas mengenai sikap ambisius.

"Dalam banyak hal saya mungkin sangat mirip dengan Anda, saya masih muda, ambisius," kata Meghan melalui pidatonya.

Pidatonya mungkin mendapatkan banyak tepuk tangan dari dalam ruangan. Namun berbanding terbalik dengan massa yang berkumpul di luar, yang menyebutnya sebagai fake royal.

Tak hanya itu, ada beberapa spanduk yang menuliskan bahwa Meghan Markle adalah seorang feminis yang palsu. Belum lagi dengan ocehan bahwa Meghan selama ini hanya memanfaatkan Harry dan menjadi pemanjat sosial.

×
Zoomed
TERKINI

Magdolin Boukhary tampil di MEYS 2025 dengan pesan inspiratif tentang kepemimpinan beretika dan peran pemuda Muslim meng...

world | 11:58 WIB

Manal Boujnir tampil memukau di MEYS 2025 dengan pesan visioner tentang aksi iklim dan peran penting pemuda Muslim dalam...

world | 11:50 WIB

Nida Saithi, profesional hukum asal Inggris, tampil di MEYS 2025 dengan pesan literasi hukum dan kepemimpinan etis yang ...

world | 15:41 WIB

Konsul Ekonomi di KJRI Jeddah, Arab Saudi, Joneri Alimin tampil di MEYS 2025 dengan paparan diplomasi ekonomi yang mengi...

world | 15:32 WIB

YBB resmi menutup MEYS 2025 di Makkah dengan pengumuman pemenang berbagai kategori, sekaligus menegaskan peran pemuda Mu...

world | 15:19 WIB