World

Pidato Drake yang Dianggap Meremehkan Terpotong, Pihak Grammy Klarifikasi

Drake sempat dianggap meremehkan Grammy Award di pidatonya.

Tinwarotul Fatonah | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana

Drake dalam Grammy Awards ke-61 - (Instagram/@champagnepapi)
Drake dalam Grammy Awards ke-61 - (Instagram/@champagnepapi)

Matamata.com - Penampilan Drake yang berapi-api saat menyampaikan pidato kemenangannya di Grammy Awards ke-61 pada Minggu (10/2/2019) terpotong. Para tamu, termasuk penonton dari luar layar kaca, lantas bertanya-tanya dan menyalahkan pihak Grammy.

Ketika menerima penghargaan atas 'rap song of the year' berkat lagunya, God's Plan, Drake menyampaikan pidato yang dianggap meremehkan Grammy Awards.

"Kita bermain di pertandingan yang penilaiannya atas dasar opini, bukan kenyataan. Ini bukan NBA. Ini bisnis yang kadang-kadang keputusannya dibuat oleh beberapa orang yang mungkin tak mengerti apa yang harus dikatakan seorang anak ras campuran Kanada, atau seorang saudara laki-laki dari Houston di sana, saudaraku Travis," ucap Drake.

"Kalian sudah menang jika orang-orang menyanyikan lagumu kata demi kata, jika kamu pahlawan di kota asalmu. Jika ada orang-orang dengan pekerjaan yang biasa saja keluar saat hujan atau salju dan menyisihkan uang yang susah payah mereka kumpulkan untuk beli tiket konsermu, kalian tidak butuh ini di sini, aku janji, kalian sudah menang," lanjutnya.

Namun, begitu Drake hendak melanjutkan pidatonya, mikrofon sudah mati dan layar langsung menampilkan jeda iklan. Spekulasi bermunculan, hingga banyak orang berkomentar negatif terhadap Grammy karena dianggap sengaja memotong pidato yang mengkritik acaranya sendiri.

Namun, dikutip dari Variety, Senin (11/2/2019), pihak Grammy membantah telah menghentikan pidato Drake secara sengaja.

Setelah acara selesai, seorang juru bicara dari Grammy menjelaskan bahwa pidato yang tiba-tiba berakhir itu merupakan akibat dari kesalahpahaman produser, yang kemudian menawarkan Drake kesempatan untuk muncul kembali di atas panggung setelah iklan.

"Selama pidato, Drake memberi jeda, sehingga membuat para produser berasumsi bahwa dia telah selesai dan kemudian dipotong untuk jeda komersial," katanya dalam sebuah pernyataan resmi.

"Namun para produser memang berbicara dengan Drake setelah pidato itu dan menawarkannya untuk kembali ke atas panggung untuk menyelesaikan apa pun yang ada di pikirannya, tetapi Drake mengatakan, dia senang dengan apa yang sudah dia sampaikan dan tidak ingin menambahkan apa-apa juga, jadi klarifikasi saja," tutupnya.

Berita Terkait

Berita Terkini