Seleb

Soal Candaan Andre Taulany, Virzha: Itu Bukan Hal yang Patut Dipermainkan!

Virzha mengaku kaget saat pertama kali mendengar candaan Andre Taulany mengenai wangi Nabi Muhammad.

Linda Rahmadanti

Virzha. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)
Virzha. (Suara.com/Wahyu Tri Laksono)

Matamata.com - Penyanyi Virzha akhirnya berkomentar mengenai video Andre Taulany yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW. Kebetulan, dalam video yang viral itu juga ada sosok Virzha.

"Kaget, karena itu bukan hal yang patut untuk dipermainkan, apalagi saya muslim itu nggak patut untuk dipermainkan," kata Virzha saat ditemui di acara rilis album "20 Tahun Berkarya Krishna Balagita", di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (15/5/2019). 

Andre Taulany bersama Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini [Suara.com/Sumarni]
Andre Taulany bersama Sekjen PBNU Helmy Faishal Zaini [Suara.com/Sumarni]

Namun saat itu, lelaki bernama lengkap Di Muhammad Devirzha tidak bisa berbuat apa-apa dan hanya berpikir kalau Andre Taulany lepas kendali karena sudah lelah. 

"Aku berpikir positif setelah acara itu, Andre capek, jadi lepas kontrol," sambung Virzha.

Virzha pun menyadari perkataan Andre Taulany saat itu salah. Namun pelantun "Tentang Rindu" itu tidak bisa berbuat apa-apa karena merasa hanya seorang diri saat itu. 

"Aware-nya justru pas ditertawakan, pas saya bilang Nabi itu aroma nya seribu bunga. Di situ semua ketawa dan saya kaget dong, karena itu hal nggak patut ditertawakan, ya istilahnya seribu lawan satu. Ya aku cuma bisa diam saja," jelasnya. 

Namun Virzha berharap dari kejadian tersebut menjadi pelajaran, bahwa tidak sembarangan dalam membuat candaan. 

"Mudah-mudahan pada sadar dan pada bisa ambil hikmahnya gitu. Seingat aku, aku cuma mengingatkan aja, kalau melihat video itu lagi, aku bilang itu kan Nabi, kalau nggak, bau juga kan nggak apa-apa. Dalam artian apa, manusia itu bau semua, busuk semua. Jadi jangan menambah kebusukan, carilah pahala yang baik. Ya menurutku sih gitu," tutur Virzha. 

Suara.com/Ismail

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report