Presiden Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor

Presiden Prabowo Subianto melantik 1.204 lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor, Sumedang. Simak rincian penempatan dan pesannya di sini.

Elara | MataMata.com
Rabu, 29 Juli 2026 | 09:42 WIB
Presiden Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor

Presiden Prabowo Lantik 1.204 Lulusan IPDN Angkatan XXXIII di Jatinangor

matamata.com - Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memimpin pelantikan 1.204 lulusan Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026. Upacara pelantikan ini berlangsung di Lapangan Parade Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Rabu (29/7).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyampaikan, sebanyak 728 putra dan 476 putri Pamong Praja Muda yang dilantik akan segera disebar. Mereka akan ditugaskan di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah di seluruh Indonesia, termasuk wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sesuai dengan kebutuhan formasi aparatur sipil negara (ASN).

"Dalam rangkaian acara pelantikan, Presiden akan memberikan penghargaan kepada 10 siswa lulusan terbaik sebagai bentuk apresiasi atas capaian akademik dan prestasi para lulusan selama menempuh pendidikan di IPDN," ujar Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Rabu.

Ia merinci, penghargaan tertinggi Kartika Astha Brata dianugerahkan kepada Aji Bayu Ramadhan, S.Tr.I.P. Sementara itu, penghargaan Sapta Adhi Praja diberikan kepada sembilan lulusan terbaik lainnya.

Kehadiran para Pamong Praja Muda dari lintas daerah ini diharapkan mampu menjadi perekat persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka juga dituntut untuk menjaga harmoni sosial serta memperkuat rasa kebangsaan di tengah keberagaman suku, agama, budaya, dan adat istiadat di tempat penugasan masing-masing.

Lebih lanjut, Prasetyo menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat sumber daya manusia, mendorong reformasi birokrasi, dan membangun aparatur negara yang profesional. Pemerintah juga menekankan pentingnya integritas serta orientasi pelayanan publik guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.

Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan keberlanjutan regenerasi kepemimpinan aparatur pemerintahan demi mendukung tercapainya visi Indonesia Maju dan Indonesia Emas 2045.

"Semoga para lulusan dapat mengemban amanah dengan penuh tanggung jawab, berintegritas, dan berdedikasi tinggi bagi kemajuan bangsa dan negara, serta menjadi bagian penting dari transformasi tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat," tutup Prasetyo. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

BRIN mengusulkan penerapan Virtual Power Plant (VPP) di IKN untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2045 dan memang...

news | 16:58 WIB

BRIN mengusulkan penerapan Virtual Power Plant (VPP) di IKN untuk mencapai target Net Zero Emission pada 2045 dan memang...

news | 16:56 WIB

Komisi II DPR RI menyoroti mahalnya biaya politik dan kewenangan absolut sebagai akar masalah maraknya kepala daerah yan...

news | 16:06 WIB

Pemerintah menargetkan penataan ulang (refocusing) penerima dan standar menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG) rampung ...

news | 14:30 WIB

KPK mengamankan 21 orang dalam OTT yang menjerat Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Simak perkembangan terbaru pemeriksa...

news | 12:59 WIB