Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua Tuntutan AS dalam Perundingan Nuklir
matamata.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeklaim adanya kemajuan signifikan dalam negosiasi dengan Teheran. Trump menyebut Iran telah menyetujui hampir seluruh tuntutan kunci yang diajukan oleh Washington.
"Kami sedang bernegosiasi ... saya pikir mereka telah menyetujui hampir semua hal yang kami perlukan," ujar Trump dalam wawancara eksklusif bersama CNBC, Kamis (2/7).
Trump menegaskan bahwa pemerintahannya tidak berniat mendorong perubahan kekuasaan atau penggulingan pemerintahan di Iran. Ia menyatakan tujuan utama AS murni demi aspek keamanan global, yakni memastikan Teheran tidak memproduksi senjata pemusnah massal.
"Kami tidak menginginkan perubahan rezim. Saya ingin sesuatu yang sangat simpel: mereka tidak boleh memiliki senjata nuklir," ucap Trump.
Meski jalur diplomasi diklaim bergerak maju, Trump tetap melontarkan retorika keras terkait kekuatan militer. Ia membela keputusan operasi militer AS baru-baru ini terhadap Iran dan mengeklaim kekuatan pertahanan Teheran telah melemah signifikan di bawah tekanan AS.
"Saya menaklukkan mereka secara militer. Mereka benar-benar takluk. Mereka masih memiliki sejumlah rudal, tetapi kami bisa menghabisi semuanya tanpa sisa," kata Trump.
Ia juga membeberkan adanya serangan balasan yang dilancarkan AS baru-baru ini sebagai respons atas provokasi di wilayah perairan. "Saya menyerang mereka tiga kali lagi dengan sangat keras pekan lalu karena mereka meluncurkan drone ke sebuah kapal," tambahnya.
Di pihak lain, ketegangan regional diprediksi akan memasuki babak baru lewat jalur diplomasi formal. Mediator dari Qatar dan Pakistan memastikan bahwa putaran perundingan resmi berikutnya antara AS dan Iran akan segera digelar dalam waktu dekat.
Perundingan tersebut dijadwalkan bergulir setelah rampungnya prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei. Khamenei dilaporkan gugur dalam serangan gabungan AS dan Israel pada 28 Februari lalu.
Prosesi penghormatan terakhir dan pemakaman Ali Khamenei sendiri dijadwalkan berlangsung sepanjang pekan depan, yakni mulai tanggal 4 hingga 9 Juli. (Antara)