Wamenko Pangan Hanif Faisol Minta APEKSI Rumuskan Strategi Ketahanan Pangan Perkotaan

Wamenko Pangan Hanif Faisol Nurofiq meminta 98 wali kota anggota APEKSI memperkuat ketahanan pangan perkotaan karena 60% penduduk Indonesia tinggal di kota.

Elara | MataMata.com
Kamis, 02 Juli 2026 | 07:30 WIB
Wamenko Pangan Hanif Faisol Minta APEKSI Rumuskan Strategi Ketahanan Pangan Perkotaan

Wamenko Pangan Hanif Faisol Minta APEKSI Rumuskan Strategi Ketahanan Pangan Perkotaan

matamata.com - Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, mendorong para wali kota di seluruh Indonesia untuk merumuskan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan di wilayah masing-masing.

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Forum Dialog Pangan yang menjadi rangkaian Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-XVII di Kota Medan, Rabu (1/7/2025).

"Rakernas ini menjadi ruang konsolidasi bagi 98 pemerintah kota anggota APEKSI untuk menyusun rekomendasi, memperkuat kerja sama, dan mempercepat transformasi menuju kota yang tangguh, termasuk tangguh pangan," ujar Hanif.

Menurut Hanif, kawasan perkotaan memegang peranan krusial dalam pembangunan ketahanan pangan nasional. Pasalnya, saat ini hampir 60 persen penduduk Indonesia menetap dan menggantungkan hidupnya di area perkotaan.

"Kita memiliki 98 kota yang tentu merupakan simpul tidak sederhana untuk dijadikan tulang punggung dalam ketahanan pangan," lanjutnya.

Ia mengakui bahwa membangun ketahanan di area urban memiliki kompleksitas tersendiri yang sangat dinamis. Oleh karena itu, sinergi para kepala daerah sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas dari hulu ke hilir.

"Ketahanan pangan tidak terlepas dari masalah produksi, rantai pasok, ketersediaan, hingga keterjangkauan harga. Hal itu tidak sederhana di tengah dinamika perkotaan yang semakin kompleks," jelas Hanif.

Nantinya, hasil rumusan dan rekomendasi dari forum nasional ini akan dikaji lebih mendalam untuk disampaikan kepada pemerintah pusat agar segera ditindaklanjuti secara konkret.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Waas, menyambut baik tantangan tersebut. Ia menilai Rakernas APEKSI kali ini menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah kota untuk bergerak serentak.

Rico berharap forum ini tidak sekadar menjadi ruang diskusi, melainkan mampu melahirkan cetak biru (blueprint) ketahanan pangan yang adaptif dan siap diterapkan di daerah.

"Ini menjadi forum strategis untuk mengkaji serta merumuskan kebijakan terkait ketahanan pangan yang nantinya langsung kita implementasikan di wilayah masing-masing," pungkas Rico. (Antara)

×
Zoomed
TERKINI

Menko Infra AHY tegaskan pentingnya Indonesia memperkuat daya saing, hilirisasi, dan infrastruktur untuk menghadapi konf...

news | 10:03 WIB

Polda Metro Jaya usut dua laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilayangkan Ruben Onsu terkait unggahan Instagram. Po...

news | 09:30 WIB

Bea Cukai perketat pengawasan barang penumpang internasional di Bandara Lombok usai gagalkan penyelundupan emas 5,29 kg ...

news | 08:15 WIB

Hashim Djojohadikusumo memaparkan urgensi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di hadapan Peraih Nobel Ekonomi James A. Ro...

news | 07:15 WIB

Tourism Malaysia menggelar B2B Roadshow di Manado, Balikpapan, dan Denpasar untuk mendukung Visit Malaysia 2026-2027 ser...

news | 06:00 WIB