Vietnam Gandeng Rusia, Percepat Proyek Pembangunan PLTN Pertama

Vietnam dan Rusia sepakat mempercepat pembangunan PLTN pertama Ninh Thuan-1 dengan teknologi reaktor Rosatom. Rusia juga diundang ke KTT APEC 2027.

Elara | MataMata.com
Rabu, 01 Juli 2026 | 08:15 WIB
Ilustrasi - Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). ANTARA/REUTERS/Alexander Ermochenko/tm/am.

Ilustrasi - Pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). ANTARA/REUTERS/Alexander Ermochenko/tm/am.

Matamata.com - Vietnam dan Rusia sepakat untuk mempercepat proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) pertama di Vietnam. Langkah strategis ini dikonfirmasi langsung oleh Duta Besar Vietnam untuk Rusia, Dang Minh Khoi.

"Kedua belah pihak berharap dapat segera memulai pembangunan. Kami sepakat bahwa proses ini perlu dipercepat," ujar Dang Minh Khoi kepada kantor berita RIA Novosti, Rabu (1/7/2026).

Dang menyatakan optimismenya bahwa kedua negara dapat segera merampungkan pembahasan mengenai sejumlah masalah teknis yang tersisa.

Sebagai informasi, Rusia dan Vietnam telah menandatangani perjanjian antarpemerintah terkait pembangunan PLTN Ninh Thuan-1 pada Maret 2026 lalu.

Perusahaan nuklir negara asal Rusia, Rosatom, mengungkapkan bahwa proyek megah ini akan mencakup pembangunan dua reaktor VVER-1200 generasi 3+ rancangan Rusia. Masing-masing reaktor tersebut diproyeksikan memiliki kapasitas daya sebesar 1.200 megawatt.

Selain kerja sama energi, hubungan diplomatik kedua negara juga terus menghangat. Vietnam berharap Presiden Rusia Vladimir Putin dapat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (KTT APEC) yang akan digelar di Vietnam pada tahun 2027.

"Kami sudah mulai melakukan persiapan untuk KTT APEC. Kami sangat berharap Presiden Putin akan berkunjung dan berpartisipasi langsung," kata Dang.

Sebelumnya, pejabat tinggi Vietnam Le Minh Hung telah bertemu dengan Putin di sela-sela KTT Rusia-ASEAN di Kazan pada 18 Juni lalu. Dalam pertemuan tersebut, Le Minh Hung menyampaikan undangan resmi dari Presiden Vietnam To Lam kepada Putin untuk berkunjung, sekaligus mengundangnya hadir dalam KTT APEC 2027 mendatang. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat membeberkan rantai aliran dana Rp809 miliar dari investasi Google ke PT A...

news | 09:15 WIB

KPK menyita sejumlah aset kendaraan dari Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno. Penyitaan ini diduga terkait ...

news | 07:45 WIB

Pertamina resmi menurunkan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex mulai 1 Juli 2026. Ce...

news | 06:15 WIB

Rapat Paripurna DPR RI resmi menyetujui 15 RUU tentang kabupaten/kota di Kalimantan Barat, Kalteng, dan Kalsel menjadi R...

news | 14:23 WIB

Perum Bulog membuka akses gudang sebagai sarana edukasi ketahanan pangan. Di saat bersamaan, stok beras Bulog mencetak r...

news | 12:33 WIB

Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra bertemu PM Malaysia Anwar Ibrahim. Indonesia tegas tolak intervensi Malaysia da...

news | 11:18 WIB

Menko Infrastruktur AHY menegaskan adopsi kendaraan listrik (EV) krusial untuk pembangunan berkelanjutan dan target Net ...

news | 11:10 WIB

Eks Menpora Dito Ariotedjo penuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus dugaan korupsi kuota haji 2023-2024 yang merugikan n...

news | 11:05 WIB

Wapres Gibran Rakabuming mengajak pemuda GPdI memperkuat persatuan dan toleransi, serta mengapresiasi materi mental heal...

news | 09:12 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo menegaskan Inpres Irigasi sukses jamin pemerataan air pertanian. Di Bogor, rehabilitasi irigasi...

news | 09:09 WIB