Indonesia Kalah dari Bulgaria, Sumardji Beri Peringatan Khusus untuk Coach John Herdman

Ketua BTN Sumardji mengingatkan John Herdman bahwa chemistry pemain adalah kunci utama jika ingin membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

Elara | MataMata.com
Selasa, 31 Maret 2026 | 07:15 WIB
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji saat ditemui awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026), setelah menyaksikan laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria. Di laga ini, Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Ketua Badan Tim Nasional (BTN) Sumardji saat ditemui awak media di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026), setelah menyaksikan laga final FIFA Series 2026 melawan Bulgaria. Di laga ini, Indonesia kalah 0-1 dari Bulgaria. (ANTARA/Zaro Ezza Syachniar)

Matamata.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, memberikan catatan khusus kepada pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, untuk memperkuat chemistry antar-pemain di dalam skuad Garuda.

Pesan ini disampaikan Sumardji setelah Indonesia menuntaskan laga FIFA Series 2026 sebagai runner-up. Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Senin (30/3/2026).

"Hal utama yang harus saya sampaikan kepada Coach John adalah bagaimana membangun chemistry ini melalui tahapan-tahapan yang memang harus dijalankan," ujar Sumardji kepada awak media usai pertandingan.

Menurut Sumardji, keharmonisan dan ikatan antar-pemain merupakan syarat mutlak bagi Herdman jika ingin merealisasikan target besar membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2030.

Sebelum menuju ke sana, skuad Garuda akan dihadapkan pada sejumlah agenda penting seperti Piala ASEAN 2026, Piala Asia 2027, serta rangkaian FIFA Match Day.

"Jujur saja, kunci keberhasilan John dalam membawa anak-anak melalui perjalanan panjang menuju Piala Dunia 2030 adalah membangun chemistry secara bertahap dengan baik. Itu sangat penting," tegas Sumardji.

Ia meyakini, jika pelatih asal Inggris tersebut mampu memenangi hati dan kepercayaan para pemain, meracik strategi tim akan menjadi jauh lebih mudah.

"Ketika chemistry terbangun dan hati para pemain bisa diambil oleh Coach John, itu akan memudahkan dia meramu tim menjadi lebih baik lagi," tambahnya.

Dalam laga kontra Bulgaria tersebut, satu-satunya gol kemenangan tim tamu dicetak oleh Marin Petkov melalui titik putih pada menit ke-38. Penalti diberikan wasit setelah bek Indonesia, Kevin Diks, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Zdravko Dimitrov di kotak terlarang. (Antara)

Baca Juga: KPK Sebut Ketum Kesthuri Diduga Alirkan 406 Ribu Dolar AS ke Stafsus Eks Menag Yaqut

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB