Menbud Fadli Zon Dorong Digitalisasi Museum untuk Pikat Gen Z

Menbud Fadli Zon instruksikan museum lakukan digitalisasi dan perkuat storytelling koleksi agar lebih relevan dan menarik bagi Gen Z.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:15 WIB
Menteri Kebudayaan saat meninjau Museum Radya Pustaka, Surakarta, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

Menteri Kebudayaan saat meninjau Museum Radya Pustaka, Surakarta, Jawa Tengah. (ANTARA/HO-Kementerian Kebudayaan)

Matamata.com - Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mendorong pengelola museum di seluruh Indonesia untuk segera melakukan digitalisasi koleksi. Selain adaptasi teknologi, penguatan penceritaan (storytelling) dinilai krusial agar museum dapat memikat generasi muda, khususnya Gen Z, untuk mengenal budaya lebih mendalam.

"Penguatan penceritaan dan sentuhan digital menjadi hal yang penting agar museum bisa lebih dekat dengan generasi muda, terutama Gen Z," ujar Fadli Zon saat mengunjungi Museum Radya Pustaka di Surakarta, Jawa Tengah, melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (27/3/2026).

Fadli menekankan bahwa Museum Radya Pustaka, sebagai salah satu museum tertua di Indonesia, memiliki nilai historis yang luar biasa. Museum ini menyimpan beragam koleksi penting, mulai dari manuskrip kuno, artefak budaya Jawa, arca peninggalan Hindu-Buddha, hingga benda bersejarah seperti wayang, keris, dan gamelan.

Menurut Menbud, penguatan tata pamer dan adaptasi digital merupakan komponen wajib di era saat ini. Hal ini bertujuan agar koleksi budaya yang lengkap tetap relevan sebagai sarana edukasi yang menarik bagi generasi muda.

"Koleksi Museum Radya Pustaka ini sangat penting, mulai dari artefak hingga manuskrip yang bernilai tinggi. Penataan dan penyajiannya perlu diperkuat agar lebih menarik," tuturnya.

Lebih lanjut, Fadli menegaskan bahwa museum tidak boleh hanya sekadar menjadi ruang penyimpanan masa lalu. Museum harus bertransformasi menjadi sarana pembelajaran untuk memahami masa kini sekaligus fondasi membangun masa depan.

Ia berharap museum terus dikembangkan sebagai etalase peradaban bangsa. Dengan penyajian yang segar, museum diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap jati diri dan sejarah Indonesia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB