Wamen Ekraf Dorong Talenta Musikal Indonesia Tembus Panggung Dunia Lewat FMI 2025

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mendorong para pelaku teater musikal Indonesia untuk meraih panggung internasional melalui penyelenggaraan Festival Musikal Indonesia (FMI) 2025.

Elara | MataMata.com
Senin, 17 November 2025 | 08:15 WIB
Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar berharap musisi teater Indonesia dapat menembus panggung global. (ANTARA/HO- Kemen Ekraf)

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar berharap musisi teater Indonesia dapat menembus panggung global. (ANTARA/HO- Kemen Ekraf)

Matamata.com - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf), Irene Umar, mendorong para pelaku teater musikal Indonesia untuk meraih panggung internasional melalui penyelenggaraan Festival Musikal Indonesia (FMI) 2025.

“Festival Musikal Indonesia menghadirkan ruang yang menggandeng talenta-talenta berbakat tanah air. Talenta-talenta yang tampil dari Jaksical bisa perform dari hati dan setiap penampilannya selalu menyentuh hati. Ini baru satu dari 12 komunitas musikal yang terpilih dan menghidupkan panggung musikal Indonesia,” ujar Irene dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu.

Irene menilai Indonesia memiliki kekayaan narasi yang kuat dan dapat menjadi modal besar bagi para pelaku teater untuk mengolah cerita tersebut hingga dapat bersaing di kancah global. Selain itu, kualitas talenta serta karya musik orisinal turut memperkuat posisi teater musikal di Tanah Air.

Ia menjelaskan bahwa subsektor seni pertunjukan kini semakin mendapat tempat di hati masyarakat sebagai pilihan hiburan yang mampu merepresentasikan perasaan penonton. Melalui kolaborasi lintas komunitas di FMI 2025, ia berharap eksistensi teater musikal Indonesia dapat semakin meluas hingga kancah internasional.

“Kita harus menunjukkan ke dunia bahwa musikal Indonesia berbasis cinta dan selalu tampil dari hati. FMI bisa mendekatkan seniman dan komunitas musikal dengan memberikan performa yang lebih mendunia,” tambahnya.

Pada penyelenggaraan tahun depan, Jaksical terpilih menjadi salah satu penampil setelah melewati proses kurasi dari 87 komunitas yang mengajukan naskah orisinal.

Penampilan interaktif dari Jaksical disebut sebagai langkah penting bagi perkembangan industri teater musikal di Indonesia karena memberikan pengalaman mendalam serta inspiratif bagi penonton.

Produser Jaksical, Kevin Aldrian, mengatakan bahwa musikal Kapan Nikah: Extended muncul dari kegelisahan banyak orang terhadap pertanyaan sederhana namun sarat tekanan, baik dari keluarga, lingkungan, maupun diri sendiri.

“Melalui musikal ini, kami berharap setiap orang yang menonton dapat pemahaman baru, harapan segar, dan kekuatan berdamai dengan diri sendiri, keluarga, serta perjalanan hidup yang sedang dijalani. Berbeda dari versi sebelumnya, musikal ini hadir dengan plot baru, perpanjangan lagu, dan aransemen musik yang lebih segar,” kata Kevin.

Sejak 2022, FMI menjadi ajang selebrasi talenta seni pertunjukan yang berkembang dan dinantikan para pelaku ekraf. Pada 2025, festival ini akan menghadirkan 12 komunitas musikal dari Jakarta, Bali, Surabaya, dan Solo yang akan tampil di tiga arena Taman Ismail Marzuki (TIM), yaitu Teater Kecil, Teater Besar, dan Teater Wahyu Sihombing selama tiga hari. (Antara)

Baca Juga: Gelar Gebyar ABG, dr Reza Gladys Ikut Berpartisipasi di Acara BPOM

×
Zoomed
TERKINI

Presiden Vladimir Putin menyatakan bahwa Rusia terus meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada mitra-mitra yang dinilai...

news | 09:00 WIB

Pemerintah Irak kembali menegaskan penolakan keras terhadap penggunaan wilayah kedaulatannya sebagai lokasi peluncuran s...

news | 08:15 WIB

Presiden Prabowo Subianto memimpin ratas di Hambalang untuk memperkuat peran Perminas dalam hilirisasi mineral dan memas...

news | 07:00 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat di Kot...

news | 06:15 WIB

Anggota DPR Elpisina desak reformasi total tata kelola sampah menyusul tragedi longsor Bantargebang yang tewaskan 4 oran...

news | 14:51 WIB

Muhammad Kerry Riza, anak Riza Chalid, ajukan banding atas vonis 15 tahun penjara dan uang pengganti Rp2,9 triliun dalam...

news | 14:30 WIB

BRIN peringatkan potensi pohon tumbang di musim hujan. Peneliti dorong Pemda terapkan ilmu aborikultur untuk audit keseh...

news | 13:15 WIB

Ketua Komisi III DPR Habiburokhman ungkap pesan Presiden Prabowo untuk cegah kekeliruan peradilan. Simak penjelasan impl...

news | 12:15 WIB

Bahlil Lahadalia tegaskan peran pesantren dalam nasionalisme dan dorong pemerintah berikan akses khusus beasiswa LPDP se...

news | 11:15 WIB

Mantan Menag Yaqut Cholil Qoumas optimistis menang praperadilan lawan KPK. Putusan kasus dugaan korupsi kuota haji Rp622...

news | 10:45 WIB