Hodak Sebut Gol Telat ke Gawang Persib sebagai Kebodohan

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut gol telat yang bersarang ke gawang timnya saat kalah 1-2 dari Persijap Jepara sebagai sebuah kebodohan. Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 itu digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Elara | MataMata.com
Selasa, 19 Agustus 2025 | 07:00 WIB
Pesepak bola Persijap Jepara Carlos Henrique Franca (kanan) bersama Alexis Nahuel (kiri) berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Persib Bandung saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (18/8/2025). Persijap Jepara menang atas Persib Bandung dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nirza/bar

Pesepak bola Persijap Jepara Carlos Henrique Franca (kanan) bersama Alexis Nahuel (kiri) berselebrasi seusai mencetak gol ke gawang Persib Bandung saat pertandingan BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Senin (18/8/2025). Persijap Jepara menang atas Persib Bandung dengan skor 2-1. ANTARA FOTO/Nirza/bar

Matamata.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, menyebut gol telat yang bersarang ke gawang timnya saat kalah 1-2 dari Persijap Jepara sebagai sebuah “kebodohan”. Pertandingan lanjutan Super League 2025/2026 itu digelar di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara.

Persib hampir pulang dengan satu poin sebelum pemain pengganti Persijap, Sudi Abdallah, mencetak gol penentu pada menit ke-94.

“Pertama-tama saya ingin mengucapkan selamat kepada Persijap yang telah menang. Stadion yang bagus, suasana yang baik, semuanya baik. Kami telah melakukan terlalu banyak kesalahan, terlalu banyak situasi yang perlu diperbaiki,” kata Hodak dalam konferensi pers usai laga.

“Jika Anda ingin menang, Anda tidak bisa membiarkan gol kedua yang bodoh itu terjadi. Setelah kami menyamakan kedudukan, tidak ada kata-kata tepat untuk menjelaskan bagaimana gol kedua yang bodoh itu terjadi,” tambahnya.

Dalam laga tersebut, Persijap lebih dulu unggul melalui gol Carlos Franca pada menit ke-70. Persib sempat menyamakan kedudukan lewat penalti Uilliam Barros pada menit ke-92, setelah ia dijatuhkan kiper Rodrigo Moura.

Hodak menepis anggapan bahwa Uilliam tampil buruk karena bermasalah. Menurutnya, inkonsistensi adalah hal yang lumrah dalam sepak bola.
“Ini bukan hanya mengenai Uilliam. Saya telah katakan bahwa kami melakukan perubahan sebelum musim dimulai. Kami mengganti 14 pemain dan mereka perlu waktu untuk beradaptasi, untuk memahami satu sama lain,” jelas pelatih asal Kroasia itu.

“Maka pada beberapa pertandingan ia begitu fantastis, pada pertandingan lainnya ia tampil buruk. Namun itu normal, itu adalah ketidak konsistenan. Akan ada pertandingan-pertandingan di mana ia akan tampil baik,” sambungnya.

Pemain Persib, Beckham Putra, juga menyayangkan kekalahan timnya.
“Saya masih berharap untuk menang. Saya sangat menyayangkan dengan hasil hari ini. Karena kami tidak berharap untuk kalah. Semoga dengan kekalahan ini kami bisa meningkatkan lagi kemampuan kami,” ucap Beckham.

Dengan hasil tersebut, juara bertahan Persib tertahan di posisi ketujuh klasemen sementara Super League dengan tiga poin. Selanjutnya, Maung Bandung akan bertandang ke markas PSIM Yogyakarta pada Minggu (24/8). (Antara)

Baca Juga: Menginjak Usia 50 Tahun, Kris Dayanti Mulai Kuliah, Ini Alasannya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia optimistis implementasi program B50 per 1 Juli 2026 bisa menghentikan impor solar C48 dan ...

news | 16:40 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan 90 persen perusahaan kelapa sawit telah menaikkan harga TBS petani menyusul pengaw...

news | 16:36 WIB

Mendagri Tito Karnavian menyebut pemulihan pascabencana Sumatera berjalan positif, dengan pembangunan huntara mencapai 9...

news | 16:32 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau program Makan Bergizi Gratis di SMPN 1 Ndona, Ende, NTT. Wapres menyoroti makanan...

news | 12:24 WIB

Mendag Budi Santoso memastikan HET Minyakita tetap Rp15.700 per liter. Pemerintah kini fokus genjot distribusi ke pasar ...

news | 11:00 WIB

Wakil Ketua MPR Eddy Soeparno meminta Kementerian ESDM mengevaluasi pagu anggaran 2027. Anggaran EBT senilai Rp1,5 trili...

news | 10:30 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa sukses mengamankan pendanaan 17 miliar dolar AS dari AIIB untuk pembangunan 2025-2029. AIIB ...

news | 09:15 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka mengajak lima mahasiswa dalam kunjungan kerja maraton ke NTT, Gorontalo, hingga Papua untu...

news | 08:15 WIB

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyentil mentalitas birokrasi yang sengaja mempersulit pelayanan publik demi melanggengkan pr...

news | 07:15 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi mengajukan tambahan anggaran KemenPPPA tahun 2027 sebesar Rp392 miliar ke DPR demi mengoptimal...

news | 06:00 WIB