Prabowo Tegas Hadapi Pengusaha Nakal, Pengamat: Bukti Keberpihakan pada Rakyat

Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil dengan berani menindak pelaku usaha nakal di sektor pangan.

Elara | MataMata.com
Jum'at, 15 Agustus 2025 | 15:30 WIB
Prabowo Tegas Hadapi Pengusaha Nakal, Pengamat: Bukti Keberpihakan pada Rakyat

Prabowo Tegas Hadapi Pengusaha Nakal, Pengamat: Bukti Keberpihakan pada Rakyat

matamata.com - Pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, menilai Presiden RI Prabowo Subianto menunjukkan keberpihakan nyata kepada rakyat kecil dengan berani menindak pelaku usaha nakal di sektor pangan.

"Memang Pak Prabowo sangat memihak kepada yang namanya rakyat kecil. Jadi mereka-mereka (pelaku usaha) yang kategori 'serakahnomic' mau tidak mau akan ditindak," ujar Trubus saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat (15/8).

Menurut Trubus, langkah tegas itu diambil setelah Presiden merasa prihatin melihat rakyat dirugikan oleh praktik curang segelintir pengusaha. Ia juga menilai Prabowo mendorong peran serta publik dalam mengawasi kebijakan pemerintah.

"Hal kedua, saya melihat bahwa Presiden dalam hal ini lebih mengajak kepada peran serta publik sebenarnya untuk melakukan pengawasan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah. Ada partisipasi publik," katanya.

Trubus menambahkan, kebijakan yang diambil demi kesejahteraan rakyat sejalan dengan amanah UUD 1945. "Ini menurut saya dari kacamata kebijakan publik memang memberikan harapan publik yang kuat terhadap adanya perubahan dan menuju Indonesia Emas 2045 itu," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pengusaha penggilingan padi berskala besar harus memiliki izin khusus dari pemerintah demi melindungi kebutuhan dasar rakyat.

"Kalau para pelaku usaha tersebut tidak mematuhi hal itu, maka mereka dipersilakan untuk pindah ke bidang lain," tegas Prabowo.

Ia menekankan bahwa beras dan penggilingan padi menyangkut hajat hidup orang banyak. Namun, masih ada pengusaha yang menggunakan kekuatan mereka untuk mendominasi komoditas ini sehingga menyulitkan masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2025 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta. Sidang digelar menjelang peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI yang mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.” (Antara)

Baca Juga: Mpok Alpa Meninggal Dunia, Ternyata Sembunyikan Penyakitnya

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Seskab Teddy Indra Wijaya bertemu Menteri KP Sakti Wahyu Trenggono membahas pengembangan 100 Kampung Nelayan Merah Putih...

news | 14:19 WIB

Menko Hilirisasi dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengonfirmasi lokasi 5 konsesi tambang emas dan tembaga senilai Rp5.4...

news | 14:17 WIB

Menbud Fadli Zon dorong diplomasi budaya dengan Suriname lewat pengusulan warisan dunia UNESCO, MoU kebudayaan, dan apre...

news | 13:30 WIB

Menteri Keuangan Suahasil Nazara resmi melantik lima pejabat eselon I Kemenkeu di Gedung Djuanda, Jakarta. Simak daftar ...

news | 13:00 WIB

Komnas HAM mendorong revisi UU Tipikor agar memuat pemulihan hak korban korupsi. KPK, LPSK, dan Polri beri tanggapan ter...

news | 12:44 WIB