Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru

Aktor Ringgo Agus Rahman mengaku antusias mendapatkan tantangan baru memerankan sosok ayah dengan dua putri dalam film terbarunya yang berjudul "Nala: Dengar Aku Juga". Pengalaman ini memberikan warna tersendiri bagi Ringgo yang di kehidupan nyata me

Elara | MataMata.com
Rabu, 07 Januari 2026 | 08:15 WIB
Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang

Biasa Dikelilingi Cowok, Ringgo Agus Rahman Girang Jadi yang "Paling Ganteng" di Film Terbaru

matamata.com - Aktor Ringgo Agus Rahman mengaku antusias mendapatkan tantangan baru memerankan sosok ayah dengan dua putri dalam film terbarunya yang berjudul "Nala: Dengar Aku Juga". Pengalaman ini memberikan warna tersendiri bagi Ringgo yang di kehidupan nyata memiliki dua anak laki-laki.

"Kalau saya pribadi di rumah kan saingannya banyak cowok-cowok. Kalau di sini (dalam film), saya merasa oh begini rasanya jadi paling ganteng sendiri," ujar Ringgo dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (6/1/2026).

Ringgo mengungkapkan, perannya sebagai ayah dari Laras (Quinn Salman) dan Nala (Michelle Yuri) memberinya perspektif baru mengenai pola asuh. Menurutnya, anak perempuan memiliki sisi ekspresif yang berbeda dibandingkan anak laki-laki.

"Anak perempuan itu jauh lebih ekspresif, seru ya melihatnya," tambahnya.

Melalui film ini, Ringgo juga merefleksikan keresahan umum para ayah yang kerap merasa bersalah karena jarang hadir di momen-momen penting keluarga demi mencari nafkah.

Hal senada diungkapkan lawan mainnya, Tika Bravani. Ia menyebut ketiadaan orang tua di masa tumbuh kembang anak adalah bentuk pengorbanan yang sering dialami banyak keluarga modern.

"Nala: Dengar Aku Juga" mengisahkan dinamika keluarga yang perlahan mengalami jarak emosional akibat kesibukan.

Nala, si bungsu yang periang, berusaha menjaga kehangatan rumah di tengah rasa rindu sang kakak, Laras, kepada ayahnya (Ringgo Agus Rahman) dan ibunya (Tika Bravani) yang terasa semakin menjauh.

Konflik emosional ini mulai terurai saat Nala menemukan sebuah walkman lama. Benda tersebut menjadi pemantik yang membuka kembali percakapan tentang rindu, jarak, dan cinta yang selama ini tersimpan rapat. (Antara)

Baca Juga: Retret 8 Jam di Hambalang: Dari Perluasan Sekolah Rakyat hingga Rencana Pasukan Perdamaian ke Gaza

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Sutradara Anggy Umbara mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian eksperimen horor lintas budaya ini....

life | 15:14 WIB

402 Rumah Sakit Angker Korea lahir sebagai remake resmi dari film horor Korea yang sangat ikonik, Gonjiam: Haunted Asylu...

life | 15:48 WIB

Forestra kembali menghadirkan pengalaman khasnya melalui kolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra....

life | 19:32 WIB

Chapter Jogja lahir sebagai kelanjutan dari semangat Jogja Art Fair....

life | 17:05 WIB

Mengusung tema ARS LONGA: GENERATIO, ARTJOG mengajak publik melihat kembali hubungan antargenerasi melalui praktik seni....

life | 10:51 WIB