Life

Maki Guru Posting Video Jalan Ditanami Pisang, Kades Cijalingan Ngaku Salah

Video permintaan maaf Kades Cijalingan bernama Didin Jamaludin viral di media sosial.

Madinah

Capture video permintaan maaf kades Cijalingan di akun Instagram.
Capture video permintaan maaf kades Cijalingan di akun Instagram.

Matamata.com - Kepala Desa Cijalingan, Sukabumi akhirnya meminta maaf kepada Eko Nurcahyanto, tenaga pengajar yang sempat didamprat gara-gara memposting video jalan rusak yang belakangan viral.

Video permintaan maaf Kepala Desa bernama Didin Jamaludin tersebut seperti terlihat dalam unggahan sejumlah akun Instagram.

Dalam keterangannya, Kades Didin juga mengaku telah berdamai dengan Eko Nurcahyanto.

Capture video permintaan maaf kades Cijalingan di akun Instagram.
Capture video permintaan maaf kades Cijalingan di akun Instagram.

"Saya Didin Jamaludin kades Cijalingan, atas nama perangkat dan pimpinan desa Cijalingan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas sikap kami yang tidak sepantasnya dilakukan pada saat mengklarifikasi sebuah masalah postingan bapak guru Eko Nurcahyanto terkait jalan rusak di ruas jalan Cijalingan, Cibalung.

Menurut keterangan, klarifikasi beliau yang telah memposting sebagai bahan guyonan saja. Sehingga mengakibatkan sikap kami sebagaimana terlihat pada video yang telah viral baru-baru ini.

Di saat itu juga kami telah melakukan islah dengan bapak Eko. Oleh karena itu kami beserta lembaga dan perangkat desa Cijalingan menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya kepada Bapak Eo Purcahyanto dan keluarga besar," beber Kades Didin dalam video klarifikasinya.

Kades Cijalingan islah dengan guru Eko Nurcahyanto. [Instagram]
Kades Cijalingan islah dengan guru Eko Nurcahyanto. [Instagram]

Dalam unggahan selanjutnya, tampak video islah kades Didin Jamaludin dengan guru Eko Nurcahyanto.  

Sebelumnya video seorang guru merekam jalan rusak di kawasan Desa Cijalingan sempat viral. Dalam rekaman tersebut, tampak jalan berlubang yang masing-masing sisinya ditanami pohon pisang.

Menurut Eko Nurcahyanto, seorang guru sekaligus orang yang merekam video tersebut, aksi tanam pisang di jalan rusak merupakan bentuk kekecewaan warga.

Berita Terkini

Live Report