Seleb

Lihat Rambut Nabi, Peziarah Antri ke Rumah Opick di Tengah Wabah Corona

Opick menyebut beberapa masyarakat yang datang ziarah tetap menggunakan masker untuk menutupi wajahnya.

Yoeni Syafitri Sekar Ayoe | Yuliani

Bebi Silvana dan Opick (Instagram/@bebi.silvana)
Bebi Silvana dan Opick (Instagram/@bebi.silvana)

Matamata.com - Penyebaran virus corona yang kian hari kian meningkat membuat masyarakat Indonesia dianjurkan untuk berdiam diri di rumah aja alias social distancing. Namun, masih ada saja oknum masyarakat yang berziarah untuk melihat rambut Nabi Muhammad SAW di tengah pandemi corona ini. 

Mereka datang ke rumah Opick yang beralamat di Komplek Pertamina, kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur untuk melihat langsung rambut Nabi Muhammad SAW.

Opick menyebut beberapa masyarakat yang datang ziarah tetap menggunakan masker untuk menutupi wajahnya.

"Masih ada beberapa, kadang-kadang ada teman yang datang," kata Opick saat dihubungi, Selasa (31/3/2020).

Padahal, Opick sudah menganjurkan mereka untuk tak berziarah sementara sejak pemerintah menganjurkan social distancing. Hal itu demi menekan penyebaran virus corona.

Opick di kediamannya di kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (12/5/2019). [Suci Febriastuti/Suara.com]
Opick di kediamannya di kawasan Pulo Gebang, Jakarta Timur, Minggu (12/5/2019). [Suci Febriastuti/Suara.com]

"Tapi dianjurkan untuk nggak datang, kadang dari daerah tuh, dari Sulawesi, dari Malaysia atau apa gitu kan. Kalau jauh-jauh nggak usah. Kadang mereka telepon dulu mau ke sini. Tar dulu lah aku bilang," tutur pelantun 'Tombo Ati' itu.

"Paling yang dekat aja yang datang," lanjutnya.

Peziarah rambut nabi yang biasanya mencapai ribuan orang itu kini diimbau Opick untuk tidak ramai-ramai melihat.

"Nggak (ada batasan) yang mau ziarah, tapi sekarang kan anjurannya dari pemerintah jangan kalau ramai -ramai. Kalau malam Jumat kan banyak (biasanya) seribu orang, lima ratus orang atau tiga ratus orang itu distop dulu deh," pungkasnya.

Diketahui penyebaran virus corona di Indonesia memang makin masif. Per Selasa (31/3/2020) kemarin, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto menyebutkan ada total pasien positif Covid-19 melonjak jadi 1.528 orang.

Berita Terkait

Berita Terkini

Live Report