Sufmi Dasco Ahmad Bantah Isu Cawapres: Hoaks Pengalihan Isu Penyadapan Ilegal
matamata.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengklarifikasi kabar yang menyebut dirinya akan maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Dasco memastikan informasi tersebut adalah kabar bohong atau hoaks.
Pernyataan tersebut disampaikan Dasco melalui akun media sosial X miliknya pada Rabu (4/11) malam, yang kemudian diunggah ulang di akun Instagram resminya pada Kamis (5/11) pagi.
"Saya pastikan itu hoaks," tegas Dasco saat dikonfirmasi dari Jakarta, Kamis.
Menurut Dasco, rumor mengenai dirinya yang digadang-gadang menjadi cawapres merupakan bentuk upaya pengalihan perhatian publik dari kasus penyadapan ilegal terhadap Presiden, pejabat, dan sejumlah tokoh nasional yang melibatkan perwira Polri sebagai tersangka.
"Ada upaya pengalihan isu dari hot issue penyadapan ilegal menjadi Dasco akan jadi cawapres," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menilai dugaan penyadapan ilegal, penghapusan barang bukti elektronik, serta akses tanpa izin yang menyasar Kepala Negara dan pejabat tinggi lainnya berpotensi masuk dalam kategori tindakan makar.
"Kami berpendapat apa yang dilakukan ini mungkin sudah masuk kategori, bisa kita anggap mengarah ke perbuatan makar," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11).
Prasetyo menambahkan, tindakan tersebut sangat serius dan membahayakan keselamatan pimpinan negara serta kepentingan nasional, sebagaimana telah diatur dalam perundang-undangan yang berlaku. (ANtara)