Bunga PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, Menko Airlangga: Berlaku untuk Semua Nasabah

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan penurunan bunga PNM Mekaar jadi 8 persen berlaku untuk semua nasabah. Simak target implementasinya.

Elara | MataMata.com
Senin, 29 Juni 2026 | 15:55 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) didampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (tengah), dan Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza di Jakarta, Senin (29/6/2026). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) didampingi Menteri Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman (tengah), dan Wakil Menteri UMKM Helvi Moraza di Jakarta, Senin (29/6/2026). (ANTARA/Shofi Ayudiana)

Matamata.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memastikan kebijakan penurunan suku bunga pembiayaan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Mekaar menjadi 8 persen akan berlaku bagi seluruh nasabah. Penyesuaian ini juga menyasar nasabah lama yang saat ini masih dikenakan bunga tinggi.

"Semua nasabah. Jadi yang sekarang menerima bunga tinggi, di depan ada periode tertentu untuk turun ke bunga PNM," ujar Airlangga saat ditemui di Gedung Smesco, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Airlangga menjelaskan bahwa implementasi kebijakan ini tinggal menunggu terbitnya Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Pemerintah menargetkan aturan baru tersebut dapat mulai berjalan dalam beberapa bulan ke depan.

"Kita berharap dalam bulan-bulan depan bisa dijalankan," tambahnya.

Lebih lanjut, Airlangga memastikan tidak ada perubahan syarat bagi penerima pembiayaan PNM Mekaar. Perubahan kebijakan ini murni hanya menyangkut penyesuaian tingkat suku bunga.

Sebagai informasi, syarat utama penerima pembiayaan PNM Mekaar adalah perempuan dari keluarga prasejahtera dengan plafon pinjaman maksimal Rp15 juta. Bagi nasabah yang membutuhkan modal di atas nominal tersebut, pemerintah akan mengarahkannya ke skema Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Pemerintah juga berkomitmen meningkatkan jumlah nasabah PNM Mekaar, sekaligus mendorong debitur yang usahanya berkembang untuk "naik kelas" ke program KUR.

Sebelumnya, pemerintah resmi mengumumkan pemangkasan suku bunga pembiayaan PNM Mekaar dari yang semula 18–25 persen menjadi 8 persen. Penurunan drastis ini merupakan bagian dari paket kebijakan stimulus ekonomi bagi pelaku usaha ultramikro.

Untuk mewujudkan program ini, pemerintah menggelontorkan subsidi sekitar 10 persen. Subsidi tersebut dialokasikan agar bunga pinjaman turun menjadi 8 persen bagi sekitar 10 hingga 15 juta nasabah PNM Mekaar di seluruh Indonesia. (Antara)

Baca Juga: Seskab: Magang Nasional 2026 Perluas Kuota Jadi 150 Ribu Peserta, Uang Saku hingga Rp6 Juta

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Seskab Teddy Indra Wijaya mengumumkan perluasan kuota Magang Nasional 2026 menjadi 150 ribu peserta. Simak jadwal pendaf...

news | 14:49 WIB

Wamenkeu Juda Agung memastikan kondisi fiskal RI per Mei 2026 aman dan terjaga dengan defisit APBN terkendali di angka 0...

news | 14:35 WIB

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia resmi menurunkan harga LNG industri menjadi 13 dolar AS per MMBTU demi menjaga daya saing ...

news | 14:28 WIB

Roy Suryo membeberkan dugaan pelanggaran privasi dan prosedur oleh penyidik Polda Metro Jaya saat penangkapan dirinya, d...

news | 12:33 WIB

Perum Bulog menegaskan komitmennya untuk terus menyerap gabah dan beras petani sepanjang tahun 2026. Hingga Juni, serapa...

news | 09:30 WIB

Wamentan Sudaryono tegaskan komitmen pemerintah di bawah Presiden Prabowo untuk menghentikan impor beras, jagung, dan gu...

news | 08:15 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi menegaskan aturan potongan komisi ojol maksimal 8 persen yang berlaku 1 Juli 2026 baru difokuska...

news | 07:00 WIB

Menteri PPPA Arifah Fauzi meminta masyarakat setop membagikan foto dan menghakimi YTR, korban penganiayaan di Bandung. F...

news | 06:00 WIB

Presiden Prabowo Subianto menargetkan pangkas jumlah BUMN dari 1.000 menjadi 250 perusahaan demi efisiensi anggaran dan ...

news | 13:48 WIB

Mentan Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor se-Indonesia Timur untuk perkuat riset dan pendanaan inovasi pertanian de...

news | 13:40 WIB