Mentan Amran Sulaiman Kumpulkan Rektor Indonesia Timur, Garap Inovasi Pertanian

Mentan Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor se-Indonesia Timur untuk perkuat riset dan pendanaan inovasi pertanian demi kejar target swasembada pangan.

Elara | MataMata.com
Minggu, 28 Juni 2026 | 13:40 WIB
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor dan pimpinan perguruan tinggi kawasan Indonesia timur, di Jakarta, Minggu (28/6/2026). ANTARA/HO-Kementan

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumpulkan rektor dan pimpinan perguruan tinggi kawasan Indonesia timur, di Jakarta, Minggu (28/6/2026). ANTARA/HO-Kementan

Matamata.com - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengumpulkan para rektor dan pimpinan perguruan tinggi kawasan Indonesia Timur di Jakarta, Minggu (28/6/2026) pagi. Pertemuan ini bertujuan untuk memperkuat inovasi, riset, serta pengembangan teknologi demi mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

Dalam audiensi tersebut, Mentan Amran memaparkan perkembangan terkini sektor pertanian nasional. Mulai dari peningkatan produksi pangan, penguatan cadangan pangan, hingga berbagai terobosan strategis pemerintah.

"Pertemuan ini menjadi langkah memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi dan teknologi pertanian guna mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional," kata Amran.

Di hadapan para akademisi, Mentan membuka ruang kolaborasi yang luas melalui dukungan regulasi dan pendanaan riset. Langkah ini diharapkan mampu menghasilkan teknologi tepat guna yang memberikan manfaat nyata bagi petani di lapangan.

Rektor Universitas Tadulako, Amar, mengapresiasi komitmen Mentan yang menempatkan kampus sebagai mitra strategis. Menurutnya, pemaparan data dari Kementan memberikan gambaran komprehensif bagi perguruan tinggi untuk mengarahkan fokus penelitian mereka.

“Pak Menteri memberi supporting bukan hanya kerja sama, tetapi juga pendanaan untuk penelitian dan pengembangan swasembada pangan ke depan,” ujar Amar.

Hal senada diungkapkan Wakil Rektor I Bidang Akademik Institut Teknologi Bacharuddin Jusuf Habibie (ITH), Andi Ilham Latunra. Ia menilai tantangan sektor pertanian ke depan, terutama perubahan iklim, membutuhkan sentuhan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek).

“Justru inilah yang luar biasa dari seorang pemimpin visioner, melibatkan para ahli dan pemikir untuk merancang teknologi masa depan. ITH siap berada di garis terdepan mendukung agenda ini,” kata Andi Ilham.

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Halu Oleo, Ida Usman, mengaku mendapat banyak inspirasi untuk menggerakkan potensi pertanian di daerahnya. "Dari presentasi Pak Menteri, muncul ide-ide apa yang harus kami laksanakan di Sulawesi Tenggara untuk mendukung pembangunan pertanian," tuturnya.

Kolaborasi Kementan dengan perguruan tinggi ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang mengajak kampus mengambil peran lebih besar dalam membangun kemandirian bangsa.

Baca Juga: Presiden Prabowo Ingin Rutin Bertemu Rektor Tiap Bulan, Serap Masukan untuk Hadapi Tantangan Global

Dalam pembukaan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) 2026, Presiden Prabowo menegaskan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pusat lahirnya solusi nyata bagi kemajuan Indonesia. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden Prabowo Subianto menegaskan ingin rutin bertemu rektor dan profesor sebulan sekali untuk menyerap masukan sains...

news | 13:32 WIB

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif impor 100 persen bagi negara Eropa yang nekat menerapkan pajak...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya ruang kreatif komunitas dalam menjaga kelestarian tradisi, merujuk pa...

news | 10:45 WIB

Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan 2026 di JCC member...

news | 09:30 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengalihkan hadiah sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar jug...

news | 07:30 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen mendukung seni tradisi Lengger Banyumas menembus panggung internasional demi me...

news | 06:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan menambah penempatan dana pemerintah (SAL) hingga Rp400 triliun di bank Himbara de...

news | 16:22 WIB

Kementerian ESDM sempat menahan ekspor batu bara demi mengamankan pasokan listrik PLN. Kini ekspor normal kembali dan pe...

news | 16:04 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut Indonesia masih kekurangan 7.500 layar bioskop. Intip peluang investasi industri film...

news | 14:51 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan ...

news | 13:19 WIB