Presiden Prabowo Ingin Rutin Bertemu Rektor Tiap Bulan, Serap Masukan untuk Hadapi Tantangan Global

Presiden Prabowo Subianto menegaskan ingin rutin bertemu rektor dan profesor sebulan sekali untuk menyerap masukan sains dan teknologi demi hadapi tantangan global.

Elara | MataMata.com
Minggu, 28 Juni 2026 | 13:32 WIB
Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu (28/6/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto saat penutupan Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu (28/6/2026) ANTARA/Prisca Triferna

Matamata.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk lebih intensif berdiskusi dengan kalangan akademisi demi memajukan kesejahteraan masyarakat Indonesia. Dirinya menyatakan ingin menggelar pertemuan rutin dengan para rektor dan profesor setidaknya sekali dalam sebulan.

"Menurut saya, kalau empat kali bertemu para rektor itu bagi saya belum apa-apa. Kalau perlu, tiap bulan kita bertemu," ujar Presiden Prabowo saat menutup Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) di Jakarta, Minggu (28/6/2026).

Presiden menjelaskan bahwa pesatnya perkembangan teknologi saat ini membuat hubungan antarnegara menjadi tanpa sekat. Akibatnya, konflik yang terjadi di belahan dunia lain bisa dengan cepat berdampak langsung pada stabilitas Indonesia.

Oleh karena itu, pemerintah sangat membutuhkan pandangan strategis dari para pakar untuk merumuskan kebijakan publik.

Sebagai Kepala Negara, Prabowo menegaskan pentingnya bertukar pikiran dengan para pemikir dan ilmuwan dalam memetakan serta menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo juga secara resmi menerima sejumlah rekomendasi dari perwakilan perguruan tinggi. Beberapa usulan krusial yang disampaikan meliputi:

  1. Pemberian beasiswa program doktor (S3) bagi dosen PTN maupun PTS.
  2. Peningkatan alokasi dana Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus untuk riset dan inovasi.
  3. Penguatan kerja sama strategis antara perguruan tinggi domestik dengan institusi global.

"Saya segera tindak lanjuti. Karena saya berkeyakinan bahwa kesulitan itu harus dihadapi. Kita harus berani menghadapi kesulitan, berani mengakui kesulitan, dan bekerja keras mencari solusi terhadap kesulitan," tegas Presiden.

Kendati fokus pada masukan ilmiah, Prabowo sempat berkelakar bahwa pemerintah tidak hanya mendengarkan kaum profesor. Masukan dari masyarakat luas, termasuk aspirasi anak desa yang disampaikan lewat media sosial, akan tetap menjadi perhatian pemerintah.

Sebagai informasi, Sarasehan Kebangsaan KSTI ini berlangsung pada 26–28 Juni 2026 dengan mengusung tema "Strategi Kemandirian Ekonomi dan Kesejahteraan Indonesia".

Agenda utama KSTI melingkupi simposium dan diskusi panel lintas sektor, mulai dari pertanian, energi, ekonomi, ketahanan pangan, kelautan, perikanan, hingga hilirisasi industri.

Baca Juga: ART di Cileungsi Tewas Diduga Dianiaya 3 Rekannya, Pihak Keluarga Korban Tuntut Keadilan

Acara berskala nasional ini dihadiri oleh sekitar 2.600 peserta yang terdiri atas rektor, dosen, peneliti, ilmuwan, serta perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Presiden AS Donald Trump mengancam akan menjatuhkan tarif impor 100 persen bagi negara Eropa yang nekat menerapkan pajak...

news | 13:03 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menekankan pentingnya ruang kreatif komunitas dalam menjaga kelestarian tradisi, merujuk pa...

news | 10:45 WIB

Akademisi UPN Veteran Yogyakarta menilai paparan Presiden Prabowo Subianto dalam Sarasehan Kebangsaan 2026 di JCC member...

news | 09:30 WIB

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengalihkan hadiah sayembara Rp250 juta kepada keluarga korban penyekapan. Pemprov Jabar jug...

news | 07:30 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon berkomitmen mendukung seni tradisi Lengger Banyumas menembus panggung internasional demi me...

news | 06:00 WIB

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa memutuskan menambah penempatan dana pemerintah (SAL) hingga Rp400 triliun di bank Himbara de...

news | 16:22 WIB

Kementerian ESDM sempat menahan ekspor batu bara demi mengamankan pasokan listrik PLN. Kini ekspor normal kembali dan pe...

news | 16:04 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon sebut Indonesia masih kekurangan 7.500 layar bioskop. Intip peluang investasi industri film...

news | 14:51 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi resmi ditunjuk menjadi Ketua Satgas Mitigasi PHK. Satgas siap menggandeng Polri untuk memetakan ...

news | 13:19 WIB

Pemprov DKI Jakarta mengalokasikan anggaran Rp100 miliar dalam APBD untuk program beasiswa LPDP khusus Jakarta. Simak ku...

news | 13:15 WIB