Fadli Zon Ungkap Strategi Pemerintah Majukan Film Nasional di Hari Film Nasional 2026

Menbud Fadli Zon menyebut film sebagai cermin identitas dan soft power bangsa pada Hari Film Nasional 2026. Simak komitmen pemerintah dukung sineas lokal.

Elara | MataMata.com
Selasa, 31 Maret 2026 | 10:30 WIB
Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam konferensi pers peluncuran lagu tema film

Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat memberikan sambutan dalam konferensi pers peluncuran lagu tema film "Timun Mas in Wonderland" yang digelar di Jakarta, Kamis (26/2/2026). ANTARA/Sinta Ambar/am.

Matamata.com - Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa film bukan sekadar hiburan, melainkan cerminan perjalanan bangsa yang lahir dari dedikasi para sineas. Hal ini disampaikannya dalam rangka memperingati Hari Film Nasional 2026, Selasa (31/3).

"Film adalah cermin yang tak pernah dusta dalam menangkap denyut nadi bangsa. Di balik setiap bingkai gambar yang tercipta, ada doa, kerja keras, dan idealisme dari para insan film yang merajut identitas Indonesia," ujar Fadli sebagaimana dikutip dari akun resmi Balai Budaya di Jakarta.

Fadli mengajak masyarakat luas untuk menjadikan layar sinema sebagai media penuang gagasan. Ia berharap bioskop dan layar film menjadi ruang keberagaman suara, di mana sejarah Indonesia dapat abadi dalam ingatan visual dunia.

Dalam kesempatan tersebut, Menbud juga mengapresiasi para insan film yang terus konsisten berkarya. "Terima kasih kepada seluruh insan film Indonesia. Teruslah bercerita, karena dalam setiap frame yang diciptakan, terselip wajah masa depan Indonesia. Mari kita majukan kebudayaan nasional di tengah peradaban dunia melalui film," tuturnya.

Penguatan Ekosistem dan Data Penonton Selain aspek filosofis, Fadli Zon menekankan pentingnya film sebagai soft power (kekuasaan lunak) dalam diplomasi kebudayaan. Pemerintah, melalui Kementerian Kebudayaan, berkomitmen memperkuat ekosistem perfilman nasional lewat berbagai program strategis.

Beberapa langkah nyata yang diambil antara lain penyediaan dana perfilman melalui skema matching fund, serta fasilitasi sineas lokal untuk tampil di festival film internasional. Selain itu, terdapat program Manajemen Talenta Nasional (MTN) Seni Budaya untuk memberikan ruang bagi talenta muda mendapatkan pengakuan dunia.

Upaya ini sejalan dengan antusiasme masyarakat yang terus meningkat. Data menunjukkan angka penonton film nasional pada 2024 mencapai 81 juta orang. Tren positif ini berlanjut, di mana hingga akhir Agustus 2025, jumlah penonton telah menyentuh angka kurang lebih 59 juta.

"Pemerintah senantiasa mendukung perkembangan industri film melalui fasilitasi dan program nyata agar ekosistem ini terus tumbuh berkelanjutan," pungkas Fadli. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Menag Nasaruddin Umar mengucapkan selamat Hari Raya Paskah 2026 dan mengajak umat Kristiani mendoakan perdamaian serta k...

news | 18:20 WIB

Wapres Gibran Rakabuming Raka melepas 150 alumni LPDP Pejuang Digital untuk mempercepat transformasi teknologi di sekola...

news | 09:38 WIB

Polisi ungkap motif kasus penyiraman air keras di Tambun Bekasi. Pelaku PBU mengaku dendam sejak 2018 karena masalah sep...

news | 09:15 WIB

Kemensos menyalurkan bantuan Rp11,70 miliar untuk korban bencana di Agam, Sumbar. Bantuan mencakup jaminan hidup Rp1,45 ...

news | 08:15 WIB

KPK dalami aliran uang pendaftaran perangkat desa dalam kasus dugaan pemerasan Bupati Pati nonaktif Sudewo. Enam saksi d...

news | 07:00 WIB

Menko Muhaimin Iskandar mendorong BUMN gunakan dana CSR untuk cetak lulusan SMK berstandar global. Sebanyak 200 PMI resm...

news | 06:00 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon melantik 11 pejabat baru dan menginstruksikan pemangkasan prosedur birokrasi demi efisiensi...

news | 15:30 WIB

KPK menyebut pengusaha Muhammad Suryo mangkir dari panggilan saksi terkait kasus korupsi Bea Cukai. Simak kronologi dan ...

news | 14:15 WIB

Kemkomdigi melaporkan 100 persen layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara pulih dalam 24 jam pascagempa M 7,6 di Bitung....

news | 13:15 WIB

DK PBB segera voting resolusi pengamanan Selat Hormuz 3 April 2026. Resolusi mencakup izin penggunaan kekuatan militer u...

news | 12:15 WIB