Presiden Prabowo Tiba di Jepang, Menkomdigi Sebut Fokus Bahas Kerja Sama Digital

Menkomdigi Meutya Hafid dampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan perdana ke Jepang untuk bahas kerja sama teknologi digital dan penguatan investasi.

Elara | MataMata.com
Senin, 30 Maret 2026 | 09:15 WIB
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid ikut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Jepang. (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid ikut mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan ke Jepang. (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Matamata.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mendampingi Presiden Prabowo Subianto dalam kunjungan resmi perdana ke Jepang, Minggu (29/3).

Kunjungan ini menjadi momentum krusial bagi Kabinet Merah Putih untuk memperkuat kemitraan strategis yang telah terjalin selama 68 tahun antara Indonesia dan Jepang.

Berdasarkan keterangan resmi pemerintah, Senin (30/3), rombongan Presiden mendarat di Bandar Udara Haneda, Tokyo, pada pukul 19.10 waktu setempat. Meutya menjelaskan bahwa selain misi diplomatik, kunjungan ini membawa agenda besar di sektor teknologi.

"Kunjungan Presiden ini akan fokus membahas hal-hal strategis antara kedua negara, termasuk kerja sama di bidang teknologi dan digital," ujar Meutya dalam keterangannya di Tokyo.

Selama di Tokyo, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Kaisar Jepang Naruhito. Selain itu, Presiden akan menggelar pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi untuk membahas penguatan hubungan antarnegara.

Tak hanya agenda kenegaraan, penguatan ekonomi juga menjadi prioritas. Presiden dijadwalkan bertemu dengan sejumlah pemimpin perusahaan besar Jepang guna menyaksikan penandatanganan perjanjian investasi di Indonesia.

"Kami berharap kunjungan Presiden ini dapat meningkatkan nilai investasi Jepang di Indonesia secara signifikan," tambah Meutya.

Kunjungan ini diharapkan mampu membuka ruang kolaborasi baru yang saling menguntungkan di berbagai sektor masa depan. Setelah menyelesaikan rangkaian agenda di Tokyo, Presiden Prabowo dan rombongan dijadwalkan langsung bertolak menuju Korea Selatan untuk melanjutkan kunjungan kerjanya. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Mentan Andi Amran Sulaiman pastikan stok pangan nasional aman hadapi ancaman Godzilla El Nino. Simak strategi infrastruk...

news | 14:15 WIB

Nadiem Makarim kembali jalani sidang korupsi Chromebook di PN Jakpus usai operasi keempat. Simak rincian dakwaan kerugia...

news | 14:12 WIB

Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak siapkan strategi baru layanan kesehatan haji di Makkah, termasuk mobile clinic dan kli...

news | 13:15 WIB

Anggota DPR Kawendra Lukistian sebut kasus hukum videografer Amsal Sitepu cederai semangat Presiden Prabowo dalam memaju...

news | 12:00 WIB

Kemhan RI mengonfirmasi satu prajurit TNI gugur dan tiga lainnya luka-luka akibat serangan artileri Israel di Lebanon Se...

news | 11:30 WIB

KPK ingatkan batas akhir lapor LHKPN 2025 adalah 31 Maret 2026. Hingga kini, tingkat kepatuhan legislatif masih rendah d...

news | 08:15 WIB

Menteri PU Dody Hanggodo instruksikan percepatan pembangunan saluran tersier di Boyolali untuk atasi penurunan fungsi Be...

news | 06:15 WIB

Indonesia dan Jepang sepakati kerja sama konservasi komodo melalui program breeding loan di Shizuoka. Simak ambisi Diplo...

news | 15:00 WIB

Presiden Prabowo menginstruksikan penyelenggaraan Pasar Murah Untuk Rakyat di Monas, Sabtu (28/3) sore. Tersedia 100 rib...

news | 14:57 WIB

Menko Pangan Zulkifli Hasan menjamin stok pangan nasional aman dari dampak perang Timur Tengah. Simak penjelasan Zulhas ...

news | 13:45 WIB