Kemenhan: Pengiriman Pasukan RI ke Gaza Tunggu Arahan Presiden Prabowo

Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa keputusan terkait pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Elara | MataMata.com
Kamis, 26 Februari 2026 | 07:15 WIB
Personel TNI AL menggelar apel kesiapan pasukan yang akan dikirim ke Gaza di Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). ANTARA/HO-Pen Koarmada RI/am.

Personel TNI AL menggelar apel kesiapan pasukan yang akan dikirim ke Gaza di Kolinlamil, Jakarta Utara, Kamis (19/2/2026). ANTARA/HO-Pen Koarmada RI/am.

Matamata.com - Kementerian Pertahanan (Kemenhan) menegaskan bahwa keputusan terkait pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina, sepenuhnya berada di tangan Presiden Prabowo Subianto.

Saat ini, jajaran militer masih menunggu arahan teknis dari Kepala Negara yang dijadwalkan tiba di tanah air pada 28 Februari 2026.

Kepala Biro Humas Setjen Kemenhan, Brigadir Jenderal TNI Rico Sirait, menyatakan pihaknya belum bisa memberikan pemutakhiran data teknis sebelum ada instruksi resmi dari pimpinan tertinggi.

"Saya belum bisa memberikan update karena masih menunggu kehadiran Presiden Prabowo Subianto pada tanggal 28 nanti," ujar Rico kepada awak media di Jakarta, Rabu (25/2) malam.

Menurut Rico, arahan Presiden sangat krusial untuk menentukan detail operasi. "Ada pakem-pakem yang menjadi arahan Beliau terkait jumlah personel, siapa yang diberangkatkan, lokasi penempatan, hingga waktu keberangkatan. Semuanya menunggu arahan pimpinan tertinggi," tambahnya.

Ia juga mengimbau seluruh jajaran TNI dan humas di lingkungan kementerian untuk menahan diri dalam memberikan pernyataan guna menghindari disinformasi di masyarakat.

Sebelumnya, dalam kunjungan kerja ke Amerika Serikat, Indonesia telah menyatakan kesediaannya menjadi bagian dari Badan Perdamaian, sebuah inisiatif multilateral untuk mengupayakan stabilitas di Jalur Gaza.

Indonesia bahkan diproyeksikan mengisi posisi Wakil Komandan Pasukan Stabilitas Internasional, dengan rencana pengiriman pasukan dalam jumlah signifikan.

Update Komponen Cadangan ASN Selain isu Gaza, Brigjen TNI Rico Sirait juga memaparkan perkembangan pembentukan Komponen Cadangan (Komcad) dari unsur Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 4.000 ASN ditargetkan mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) pada April mendatang.

"Saat ini sudah masuk tahap registrasi. Sesuai UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (PSDN), keikutsertaan ini bersifat sukarela, tidak ada unsur paksaan," tegas Rico.

Baca Juga: Uji Hafal Lagu bareng Bapak, Paint My Love Siap Bergema di Prambanan Jazz Festival 2026

Kemenhan telah menetapkan kuota bagi 49 kementerian/lembaga. Proses seleksi akan difokuskan pada pemeriksaan kesehatan fisik dan kelengkapan administrasi. Rencananya, diklat akan dibagi dalam dua gelombang, di mana masing-masing gelombang terdiri dari 2.000 peserta dengan durasi pelatihan selama 1,5 bulan. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Ketum GP Ansor Addin Jauharudin tegaskan label halal tetap wajib untuk produk makanan dan minuman dalam perjanjian dagan...

news | 11:30 WIB

Simak penjelasan dokter spesialis mengenai batas aman penurunan berat badan saat puasa. Berapa kg yang wajar dalam semin...

news | 10:30 WIB

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah melakukan penghitungan detail terkait nilai pengembalian dana beasiswa o...

news | 09:15 WIB

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan kehormatan kepada Raja Yordania, Abdullah II bin Al-Hus...

news | 08:00 WIB

Kemenag segera bentuk Ditjen Pesantren untuk kelola 42 ribu lembaga secara mandiri. Simak progres Perpres dan manfaatnya...

news | 16:00 WIB

Anggota DPR Amelia Anggraini minta Kemenlu petakan WNI di Meksiko dan siapkan jalur evakuasi usai kerusuhan pecah akibat...

news | 14:36 WIB

Baznas RI menetapkan nisab zakat penghasilan 2026 sebesar Rp7.640.144 per bulan. Simak aturan terbaru dan perhitungannya...

news | 14:25 WIB

Menaker Yassierli targetkan Magang Nasional 2026 menjangkau seluruh provinsi. Cek info pemerataan magang di luar Jawa da...

news | 13:00 WIB

Menko AHY ingatkan risiko ekspansi data center terhadap pasokan air. Retno Marsudi ungkap pusat data butuh jutaan liter ...

news | 12:00 WIB

Momen hangat Presiden Prabowo Subianto menyapa diaspora dan mahasiswa Indonesia di Amman, Yordania. Disambut anak-anak b...

news | 11:00 WIB