Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Akses dan Infrastruktur Dasar Pascagempa NTT

Pemerintah memprioritaskan pemulihan akses jalan, air, dan listrik pascagempa NTT. Alat berat dikerahkan untuk percepat evakuasi dan logistik.

Elara | MataMata.com
Rabu, 19 Agustus 2026 | 15:11 WIB
Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Akses dan Infrastruktur Dasar Pascagempa NTT

Pemerintah Prioritaskan Pemulihan Akses dan Infrastruktur Dasar Pascagempa NTT

matamata.com - Pemerintah memprioritaskan pemulihan infrastruktur dasar dan pembukaan akses jalan di wilayah terdampak gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Langkah ini diambil untuk mencegah isolasi wilayah sekaligus mempercepat distribusi bantuan logistik kepada warga.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa Kementerian Pekerjaan Umum telah mengerahkan alat berat ke lokasi terdampak sejak hari pertama bencana.

"Sejak hari pertama, tim Pekerjaan Umum langsung terbang ke daerah bencana untuk memastikan alat-alat berat segera dikerahkan," ujar AHY dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Rabu (19/8/2026).

AHY menjelaskan, penanganan pascagempa terbagi dalam beberapa tahap prioritas. Tahap pertama berfokus pada proses evakuasi korban. Setelah itu, pemerintah memastikan tidak ada area yang terisolasi akibat jalan rusak atau tanah longsor.

Selain akses transportasi, pemulihan layanan dasar seperti jaringan air bersih dan listrik menjadi fokus utama.

"Memulihkan kembali infrastruktur dasar—air, listrik, dan lain sebagainya—harus dipastikan karena itu kebutuhan paling mendasar bagi masyarakat," kata AHY.

Ia menambahkan, pembukaan akses jalan sangat krusial agar bantuan logistik, makanan, dan obat-obatan dapat segera tiba di lokasi. Pemerintah berkaca pada pengalaman penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, saat kerusakan jalan sempat menghambat penyaluran bantuan.

Oleh karena itu, percepatan pemulihan jaringan akses dan fasilitas dasar di NTT akan terus diprioritaskan agar proses penanggulangan bencana berjalan lebih efektif. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Wamenkeu Suahasil Nazara melantik 17 pejabat baru DJP, DJBC, dan Sekretariat KSSK untuk menuntaskan target APBN 2026 dan...

news | 15:49 WIB

KPK mengimbau pejabat baru dilantik Presiden Prabowo Subianto dan pejabat purnatugas segera melaporkan LHKPN paling lamb...

news | 15:45 WIB

Kementerian ESDM menerapkan metode 'hunting' untuk mengamankan stok BBM nasional akibat dampak konflik Timur Tengah. Pem...

news | 14:15 WIB

KPK memanggil Direktur Fasilitas Kepabeanan Bea Cukai Susila Brata sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai hasil pe...

news | 13:46 WIB

Presiden Prabowo Subianto menegaskan kekuatan TNI tidak hanya dari senjata dan anggaran, melainkan jiwa rela berkorban p...

news | 13:42 WIB