Film Baby Udon: Legacy Fanny Kondoh, Perjuangan Cinta dan Harapan di Tengah Kehilangan

Baby Udon menuturkan perjuangan emosional Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh dalam program bayi tabung dan berlanjut pada kehidupan Fanny merawat putranya Kazuki seorang diri.

Yohanes Endra | Rosiana Chozanah | MataMata.com
Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:44 WIB
Film Baby Udon: Legacy Fanny Kondoh, Perjuangan Cinta dan Harapan di Tengah Kehilangan

Film Baby Udon: Legacy Fanny Kondoh, Perjuangan Cinta dan Harapan di Tengah Kehilangan

matamata.com - Film Baby Udon menghadirkan kisah nyata penuh emosi dari pasangan Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh. Perjalanan mereka dalam memperjuangkan kehadiran buah hati melalui program in vitro fertilization (IVF) tidak berjalan mudah.

Di tengah proses tersebut, Hajime didiagnosis kanker hingga akhirnya meninggal dunia. Cerita kemudian berlanjut pada kehidupan Fanny yang harus merawat putranya, Kazuki Musa Kondoh, sekaligus menghadapi luka kehilangan.

Bagi Fanny, film ini bukan sekadar pengangkatan kisah pribadi, melainkan peninggalan berharga untuk sang anak.

“Film ini adalah legacy buat anak saya. Namun tidak cuma itu, ini adalah mahakarya yang dibuat Ko Densu, Litto, dan seluruh pemeran,” ujar Fanny Kondoh saat screening film di XXI Ambarukmo Plaza, Jogja, pada Senin (17/8/2026).

Fanny berharap kisah Baby Udon mampu menjangkau penonton dengan latar pengalaman hidup yang beragam.

“Film ini bisa masuk ke banyak segmen, dari pejuang dua garis, pejuang kanker, hingga yang memiliki trauma dengan pasangan. Pesan yang bisa dibawa pulang adalah harapan,” katanya.

Sementara itu, Caitlin Halderman yang memerankan Fanny melakukan observasi langsung terhadap sosok aslinya. Tantangan terbesar baginya adalah membawakan dialek khas Fanny.

“Medok-medoknya ini sebenarnya aku tidak belajar banyak, aku observasi saja. Aku lumayan gampang meniru aksen dan cara berbicara orang, lumayan gampang menangkap,” ungkap Caitlin.

Caitlin menambahkan, interaksi langsung dengan Fanny sangat membantu dalam membangun karakternya.

“Karena ngobrol sama Kak Fanny, aku perhatikan medoknya seberapa dan cara ngomongnya bagaimana. Lebih ke situ sih, mendengarkan lalu mencontohkan,” sambungnya.

Baca Juga: Komisi III DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026

Caitlin juga mengaku kagum dengan sosok Fanny Kondoh. Pasalnya, perjuangan yang dilakukan oleh Faany selama bertahun-tahun dinilai tidak mudah.

Hal itulah yang menjadi inspirasi Caitlin selama memerankan Fanny di dalam film.

"Setiap hari ada saja cobaannya. Saya tidak kebayang kalau menjadi Kak Fani yang asli selama sembilan tahun melakukan segalanya dan berjuang. Saya bangga sama kamu, Kak," kata Caitlin.

Sementara itu, Vonny Anggraini yang memerankan Ibu Retno, ibu dari Fanny, menyoroti sisi lain dari cerita Baby Udon.

“Kalau buat saya sebagai yang jadi ibunya Fanny, kan pasti juga ada kekhawatiran dari orang tua anak mau berjodoh dengan mungkin yang umurnya beda dan lain-lain. Aku mewakili orang tua yang punya kekhawatiran seperti itu,” jelasnya.

Vonny menilai persoalan yang diangkat Baby Udon sangat dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Film ini sebenarnya banyak sekali relate-nya sama kehidupan kita dan mudah-mudahan banyak juga nilai yang bisa diambil dari film ini,” bebernya.

Berisi kisah cinta lintas budaya, perjuangan melawan penyakit, hingga refleksi hubungan keluarga, Baby Udon hadir bukan hanya sebagai hiburan, tetapi juga sebagai pesan harapan yang menyentuh hati penonton.

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Baby Udon menuturkan perjuangan emosional Fanny Kondoh dan mendiang Hajime Kondoh dalam program bayi tabung dan berlanju...

life | 13:44 WIB

'Dan Bandung sukses membawa para penonton Gala Premiere terhanyut dalam lika-liku kisah cinta Basil (Samo Rafael) dan El...

life | 13:26 WIB

154 kuda dari 13 daerah di Indonesia bertarung memperebutkan Rp1 Miliar....

life | 15:53 WIB

Ragam karakter lokal, komik, animasi, gim, hingga berbagai karya kreatif lainnya, menjadi bukti Indonesia tidak kekurang...

life | 20:09 WIB

Penyelenggaraan tahun ini dipastikan menjadi edisi paling ambisius dalam sejarah The Sounds Project....

life | 16:46 WIB