Maknai HUT ke-81 RI, Menaker Yassierli Tegaskan Hilirisasi Tak Akan Berjalan Tanpa SDM Unggul

Menaker Yassierli memaknai HUT ke-81 RI sebagai momentum penting memperkuat SDM unggul dan memperluas kesempatan kerja demi mendukung hilirisasi nasional.

Elara | MataMata.com
Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:15 WIB
Maknai HUT ke-81 RI, Menaker Yassierli Tegaskan Hilirisasi Tak Akan Berjalan Tanpa SDM Unggul

Maknai HUT ke-81 RI, Menaker Yassierli Tegaskan Hilirisasi Tak Akan Berjalan Tanpa SDM Unggul

matamata.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia harus menjadi pijakan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) serta memperluas kesempatan kerja di seluruh Indonesia.

Menurut Yassierli, semangat kemerdekaan merupakan pengingat bagi pemerintah untuk terus menghadirkan kebijakan yang mempermudah akses masyarakat terhadap peningkatan kompetensi dan lapangan kerja.

"Semangat kemerdekaan menjadi energi bagi kita untuk terus membangun Indonesia melalui sumber daya manusia yang unggul, kompeten, dan berdaya saing. Kita akan terus memperluas peningkatan kompetensi agar masyarakat semakin siap memasuki dunia kerja," ujar Yassierli dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Untuk mewujudkan hal tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mengoptimalkan berbagai program strategis, seperti Pelatihan Vokasi Nasional, Magang Nasional, Politeknik Ketenagakerjaan, hingga platform KarirHub. Program-program ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan tenaga kerja dengan standar dunia industri saat ini.

Selain peningkatan kapasitas, Kemnaker juga memprioritaskan penciptaan lingkungan kerja yang aman, produktif, inklusif, dan berkeadilan melalui penguatan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta hubungan industrial.

Yassierli menambahkan, SDM yang kompeten merupakan kunci utama dalam mendorong agenda hilirisasi, penguatan industri nasional, serta mewujudkan ketahanan pangan dan energi.

"Tidak ada hilirisasi tanpa manusia yang mampu mengerjakannya, tidak ada industrialisasi tanpa pekerja yang kompeten, dan tidak ada kemandirian ekonomi tanpa kekuatan tenaga kerja Indonesia," tegasnya.

Ia menutup dengan menyampaikan bahwa kemerdekaan memberi kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk menentukan arah kemajuannya sendiri, yang harus diarahkan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan potensi nasional secara mandiri. (Antara)

×
Zoomed
Berita Terkait TERKINI

Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas bakal membacakan nota perlawanan (eksepsi) atas dakwaan korupsi kuota haji Rp622,09 miliar...

news | 11:15 WIB

Komisi III DPR menargetkan RUU Perampasan Aset sah pada Desember 2026. DPR bantah narasi penolakan dan rutin gelar RDPU ...

news | 10:41 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai menegaskan warga Papua boleh menuntut kesejahteraan dan keadilan sesuai UUD 1945, namun melar...

news | 09:30 WIB

Mensesneg Prasetyo Hadi mengapresiasi antusiasme ribuan warga dari berbagai daerah yang memadati Istana Merdeka pada Per...

news | 08:15 WIB

Komunitas Berau Divers menggelar upacara pengibaran bendera Merah Putih di bawah laut Pulau Maratua, Kaltim, untuk mempe...

news | 07:15 WIB